<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Catatan Guru Komputer &#187; sistem operasi</title>
	<atom:link href="http://educnology.web.id/tag/sistem-operasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://educnology.web.id</link>
	<description>Lecturer, Researcher, Teacher</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Jan 2012 02:12:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Arsitektur Sistem Operasi Android</title>
		<link>http://educnology.web.id/open-source/arsitektur-sistem-operasi-android/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/open-source/arsitektur-sistem-operasi-android/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2011 11:55:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Open Source]]></category>
		<category><![CDATA[Produk]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[mobile]]></category>
		<category><![CDATA[sistem operasi]]></category>
		<category><![CDATA[smartphone]]></category>
		<category><![CDATA[system]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=907</guid>
		<description><![CDATA[Sistem operasi Android memiliki 4 lapisan (layer) yang merupakan komponen sistem Android. Gambar berikut merupakan lapisan arsitektur sistem operasi Android: Google mengibaratkan Android sebagai sebuah tumpukan software. Setiap lapisan dari tumpukan ini menghimpun beberapa program yang mendukung fungsi-fungsi spesifik dari &#8230; <a href="http://educnology.web.id/open-source/arsitektur-sistem-operasi-android/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sistem operasi Android memiliki 4 lapisan (layer) yang merupakan komponen sistem Android. Gambar berikut merupakan lapisan arsitektur sistem operasi Android:</p>
<p><img class="aligncenter" title="Arsitektur Android" src="http://ndiee.com/wp-content/uploads/2011/10/Arsitektur-Android.jpg" alt="Arsitektur Android" width="459" height="315" /><span id="more-907"></span></p>
<p>Google mengibaratkan Android sebagai sebuah tumpukan software. Setiap lapisan dari tumpukan ini menghimpun beberapa program yang mendukung fungsi-fungsi spesifik dari sistem operasi. Berikut ini susunan dari lapisan-lapisan tersebut jika di lihat dari lapisan dasar hingga lapisan teratas.</p>
<p><strong>1. Linux Kernel</strong></p>
<p>Tumpukan paling bawah pada arsitektur Android ini adalah kernel. Google menggunakan kernel Linux versi 2.6 untuk membangun sistem Android, yang mencakup memory management, security setting, power management, dan beberapa driver hardware. Kernel berperan sebaagai abstraction layer antara hardware dan keseluruhan software. Sebagai contoh, HTC GI dilengkapi dengan kamera. Kernel Android terdapat driver kamera yang memungkinkan pengguna mengirimkan perintah kepada hardware kamera.</p>
<p><span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif;">Android dibangun di atas kernel Linux 2.6. Namun secara keseluruhan android bukanlah linux, karena dalam android tidak terdapat paket standar yang dimiliki oleh linux lainnya. Linux merupakan sistem operasi terbuka yang handal dalam manajemen memori dan proses. Oleh karenanya pada android hanya terdapat beberapa servis yang diperlukan seperti keamanan, manajemen memori, manajemen proses, jaringan dan driver. Kernel linux menyediakan driver layar, kamera, keypad, WiFi, Flash Memory, audio, dan IPC (Interprocess Communication) untuk mengatur aplikasi dan lubang keamanan.</span></p>
<p><strong>2. Android Run Time</strong></p>
<p>Lapisan setelah Kernel Linux adalah Android Runtime. Android Runtime ini berisi <strong>Core Libraries </strong>dan <strong>Dalvik Virtual Machine.  Core Libraries</strong> mencakup serangkaian inti library Java, artinya Android menyertakan satu set library-library dasar yang menyediakan sebagian besar fungsi-fungsi yang ada pada library-library dasar bahasa pemrograman Java. <strong>Dalvik </strong>adalah Java Virtual Machine yang memberi kekuatan pada sistem Android. Dalvik VM ini di optimalkan untuk telepon seluler. Setiap aplikasi yang berjalan pada Android berjalan pada processnya sendiri, dengan instance dari Dalvik Virtual Machine. Dalvik telah dibuat sehingga sebuah piranti yang memakainya dapat menjalankan multi Virtual Machine dengan efisien<strong>.</strong><strong> </strong>Dalvik VM dapat mengeksekusi file dengan format Dalvik Executable (.dex) yang telah dioptimasi untuk menggunakan minimal memory footprint. Virtual Machine ini register-based, dan menjalankan class-class yang dicompile menggunakan compiler Java yang kemudian ditransformasi menjadi format .dex menggunakan &#8220;dx&#8221; tool yang telah disertakan. Dalvik Virtual Machine (VM) menggunakan kernel Linux untuk menjalankan fungsi-fungsi seperti threading dan low-level memory management.</p>
<p><strong>3. Libraries</strong></p>
<p>Bertempat di level yang sama dengan Android Runtime adalah Libraries. Android menyertakan satu set library-library dalam bahasa C/C++ yang digunakan oleh berbagai komponen yang ada pada sistem Android. Kemampuan ini dapat diakses oleh programmer melewati Android application framework. Sebagai contoh Android mendukung pemutaran format audio, video, dan gambar. Berikut ini beberapa core library tersebut :</p>
<ul>
<li><strong>System C library, </strong></li>
<p>diturunkan dari implementasi standard C system library (libc) milik BSD, dioptimasi untuk piranti embedded berbasis Linux.</p>
<li><strong>Media Libraries</strong>, berdasarkan PacketVideo&#8217;s OpenCORE; library-library ini mendukun playback dan recording dari berbadai format audio and video populer, meliputi MPEG4, H.264, MP3, AAC, AMR, JPG, and PNG.</li>
<li><strong>Surface Manager</strong>, mengatur akses pada display dan lapisan composites 2D and 3D graphic dari berbagai aplikasi.</li>
<li> <strong>LibWebCore</strong>, web browser engine modern yang mensupport Android browser maupun embeddable web view.</li>
<li><strong>SGL, </strong>the underlying 2D graphics engine.</li>
<li><strong>3D libraries</strong>, implementasi berdasarkan OpenGL ES 1.0 APIs; library ini menggunakan hardware 3D acceleration dan highly optimized 3D software rasterizer</li>
<li><strong>FreeType</strong>, bitmap dan vector font rendering</li>
<li><strong>SQLit, </strong>relational database engine yang powerful dan ringan tersedia untuk semua aplikasi.</li>
</ul>
<p>Library-library tersebut bukanlah aplikasi yang berjalan sendiri, namun hanya dapat digunakan oleh program yang berada di level atasnya. Sejak versi Android 1.5, pengembang dapat membuat dan menggunakan pustaka sendiri menggunakan Native Development Toolkit (NDK).</p>
<p><strong>4. Applications Framework</strong></p>
<p>Lapisan selanjutnya adalah application framework, yang mencakup program untuk mengatur fungsi-fungsi dasar smartphone. Application Framework merupakan serangkaian tool dasar seperti alokasi resource smartphone, aplikasi telepon, pergantian antar &#8211; proses atau program, dan pelacakan lokasi fisik telepon. Para pengembang aplikasi memiliki aplikasi penuh kepada tool-tool dasar tersebut, dan memanfaatkannya untuk menciptakan aplikasi yang lebih kompleks.</p>
<p>Programmer mendapatkan akses penuh untuk memanfaatkan API-API (Android Protocol Interface) yang juga digunakan core applications. Arsitektur aplikasi didesain untuk menyederhanakan pemakaian kembali komponen-komponen, setiap aplikasi dapat menunjukkan kemampuannya dan aplikasi lain dapat memakai kemampuan tersebut. Mekanisme yang sama memungkinkan pengguna mengganti komponen-komponen yang dikehendaki. Di dalam semua aplikasi terdapat servis dan sistem yang meliputi :</p>
<ul>
<li>Satu set Views yang dapat digunakan untuk membangun aplikasi meliputi lists, grids, text boxes, buttons, dan embeddable web browser.</li>
<li> Content Providers yang memungkinkan aplikasi untuk mengakses data dari aplikasi lain (misalnya Contacts), atau untuk membagi data yang dimilikinya.</li>
<li>Resource Manager, menyediakan akses ke non-code resources misalnya localized strings, graphics, dan layout files.</li>
<li>Notification Manager yang memungkinkan semua aplikasi untuk menampilkan custom alerts pada the status bar.</li>
<li>Activity Manager yang memanage life cycle of dari aplikasi dan menyediakan common navigation backstack.</li>
</ul>
<p><strong>5. Applications</strong></p>
<p>Di lapisan teratas bercokol aplikasi itu sendiri. Di lapisan inilah anda menemukan fungsi-fungsi dasar smartphone seperti menelepon dan mengirim pesan singkat, menjalankan web browser, mengakses daftar kontak, dan lain-lain. Bagi rata-rata pengguna, lapisan inilah yang paling sering mereka akses. Mereka mengakses fungsi-fungsi dasar tersebut melalui user interface.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/open-source/arsitektur-sistem-operasi-android/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tweak Your Internet Connection</title>
		<link>http://educnology.web.id/teknologi-internet/tweak-your-internet-connection/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/teknologi-internet/tweak-your-internet-connection/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2009 23:25:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[browser]]></category>
		<category><![CDATA[firefox]]></category>
		<category><![CDATA[guru TIK]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan ilmu komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan TIK]]></category>
		<category><![CDATA[sistem operasi]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=489</guid>
		<description><![CDATA[Kemaren saya dapet SMS dari provider internet yang saya gunakan yaitu Telkomsel Flash yang isinya adalah sebagai berikut : &#8220;Pelanggan Yth. Terhitung mulai tgl 1 Sep 09, Fair Usage untuk Paket Basic TELKOMSELFlash Unlimited berubah dari 2GB menjadi 500 MB. &#8230; <a href="http://educnology.web.id/teknologi-internet/tweak-your-internet-connection/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemaren saya dapet SMS dari provider internet yang saya gunakan yaitu <a href="http://www.telkomsel.com/web/telkomselflash" target="_blank">Telkomsel Flash</a> yang isinya adalah sebagai berikut :</p>
<blockquote><p>&#8220;Pelanggan Yth. Terhitung mulai tgl 1 Sep 09, Fair Usage untuk Paket Basic TELKOMSELFlash Unlimited berubah dari 2GB menjadi 500 MB. Terima kasih.&#8221;</p></blockquote>
<p>Aseli saya merasa kaget membaca informasi tersebut, dulu saya sudah membangga-banggakan ISP yang saya gunakan kali ini namun saat ini saya berubah 180 derajat setelah mendengar berita tersebut.<span id="more-489"></span></p>
<p>Namun ngeluh ajah ngga ngasih solisi setelah itu saya mencari akal gimana caranya untuk meningkatkan kecepatan koneksi internet terlebih jika fair usage ISP yang saya gunakan sudah habis.</p>
<p>dibawah mungkin ada beberapa solusi yang dapat digunakan oleh para netters dalam menggunakan internet diantaranya adalah dengan mengubah settingan di sistem operasinya (Windows) dan ada pula dengan sedikit mengubah settingan browser yang digunakan (Firefox)</p>
<p>1. Mengubah Setting Windows</p>
<ul>
<li>Masuk ke Menu <strong>Start</strong></li>
<li>Pilih <strong>Run</strong></li>
<li> Masukkan “<em><strong>gpedit.msc</strong></em>” tanpa tanda kutip</li>
<li> Tekan OK atau Enter</li>
<li> Pilih  <strong>Administrative Templates</strong></li>
<li> Masuk ke  <strong>Network</strong></li>
<li> Klik <strong>QoS Packet scheduler</strong></li>
<li> Pilihlah menu  <strong>Limit Reservable Bandwidth<img class="aligncenter size-full wp-image-488" title="rr3r32r2" src="http://educnology.web.id/wp-content/uploads/rr3r32r2.bmp" alt="rr3r32r2" /></strong></li>
<li> Ubah setting menjadi  <strong>Enable</strong></li>
<li> <strong>Bandwidth Limit</strong>nya diset ke 0 <img class="aligncenter size-full wp-image-490" title="7774646" src="http://educnology.web.id/wp-content/uploads/7774646.bmp" alt="7774646" /></li>
<li> <strong>Aplly</strong> settingan tadi</li>
<li> Restart Windows anda</li>
</ul>
<p>2. Mengubah Setting Browser (Firefox)</p>
<p>Dalam melakukan perubahan settingan di firefox dapat dilakukan dengan beberapa cara tergantung keperluan pengguna. Misalkan jika pengguna tidak ingin menggunakan flash jika sedang mengakses halaman yang disertai file flash kita dapat men-disable-kan flash sehingga browsing bisa lebih cepat, dan ada beberapa cara lain seperti</p>
<ul>
<li>Membatasi kapasitas <em>cache memory</em></li>
<li>Membatasi kapasitas <em>cache disk</em></li>
<li>Membatasi <em>add-ons </em>yang digunakan</li>
<li>Men-disable-kan <em>download history </em>dan lain lain</li>
</ul>
<p>Untuk lebih lengkap silakan Anda baca <a href="http://olysus.com/2008/02/06/atasi-kerakusan-memory-di-firefox-anda/" target="_blank">di sini</a><em><br />
</em></p>
<p>Ataupun jika Anda merasa bingung apa yang harus dilakukan kita juga bisa menggunakan <em>software </em>yang dapat membantu kita dalam melakukan tweaking di Firefox yang kita gunakan yaitu dengan menggunakan <em>sotfware</em> SpeedyFox. Silakan Anda download <a href="http://www.crystalidea.com/download/speedyfox.exe" target="_blank">di sini</a></p>
<p>Dalam melakukan tweaking Firefox yang lebih advance silakan baca <a href="http://belajar-yok.blogspot.com/2007/05/trik-mempercepat-koneksi-internet.html" target="_blank">di sini</a></p>
<p>Semoga membatu dalam melakukan tweaking koneksi internet Anda!</p>
<h3><a href="http://masihgila.blogspot.com/2009/09/membuat-firefoxmu-cepat-dengan.html"><br />
</a></h3>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/teknologi-internet/tweak-your-internet-connection/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Satu lagi dari Microsoft : &quot;Windows 7&quot;</title>
		<link>http://educnology.web.id/produk/satu-lagi-dari-microsoft-windows-7/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/produk/satu-lagi-dari-microsoft-windows-7/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 16:07:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Produk]]></category>
		<category><![CDATA[guru TIK]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan ilmu komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan TIK]]></category>
		<category><![CDATA[sistem operasi]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://galuh29.wordpress.com/?p=124</guid>
		<description><![CDATA[Sudah dua minggu ini saya menggunakan Windows 7 Beta, dalam dua minggu ini saya dimanjakan dengan fitur-fitur yang oke dari windows 7 atau disingkat dengan W7. <a href="http://educnology.web.id/produk/satu-lagi-dari-microsoft-windows-7/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-301" title="7" src="http://educnology.web.id/wp-content/uploads/2009/03/7.jpg" alt="7" width="199" height="149" />Sudah dua minggu ini saya menggunakan Windows 7 Beta, dalam dua minggu ini saya dimanjakan dengan fitur-fitur yang oke dari windows 7 atau disingkat dengan W7. Kesan pertama dari W7 adalah &#8220;cepet&#8221;. Gila, dari booting ke ready dipake hanya butuh 12 detik. Hal ini tidak saya rasakan ketika saya menggunakan Win Vista yang include terinstall di leptop TOSHIBA saya. Katanya, Microsoft mengubah arsitektur W7 ini sehingga terasa lebih cepat. Sebagian besar perubahan di W7 mengutamakan kemudahan dan kenyamanan penguna dalam menggunakan W7. Berikut yang saya rasakan dalam menggunakan W7 :</p>
<ol>
<li>Mendapat perubahan terbesar sejak pertama kali debut di Windows 95. Windows 7 sudah tidak akan lagi menampilkan ikon aplikasi kecil lengkap dengan nama aplikasi melainkan hanya ikon berukuran besar mirip dengan Mac OS X. Daftar jendela yang ditampilkan saat menempatkan tetikus di atas ikon aplikasi juga diganti dengan <em>user interface</em> (UI) &#8220;<em>ribbon</em>&#8221; yang menampilkan<em>thumbnail</em> jendela yang terbuka secara menyamping.</li>
<li>Secara resmi dinamakan sebagai &#8220;Notification Area,&#8221; Microsoft akhirnya memungkinkan pengguna alat-alat untuk menata area <em>desktop</em> yang sering berantakan ini. Pengguna dapat memiliki ikon apa saja yang ditampilkan di System Tray, mengubah posisi ikon dan apakah mereka diperbolehkan menarik perhatian pengguna dengan notifikasi.</li>
<li>UAC merupakan salah satu fitur yang paling dibenci pengguna Windows Vista. Kini selain pilihan &#8220;On&#8221; dan &#8220;Off,&#8221; pengguna dapat memilih agar UAC hanya muncul saat instalasi aplikasi atau saat sebuah aplikasi mengubah konfigurasi Windows saja. Belum diketahui apakah perubahan ini cukup untuk menjadikan UAC dari musuh menjadi teman, tetapi perubahan ini setidaknya akan menjadikan UAC Windows lebih ramah.</li>
<li>Microsoft mengatakan bahwa mereka banyak melakukan perubahan untuk meningkatkan kinerja dan stabilitas Windows 7 seperti mengurangi waktu <em>boot</em> dengan mengaktifkan beberapa aplikasi secara parallel, metode manajemen memori baru dan banyak lagi.</li>
<li>Fitur <em>peeking</em> pada Windows 7 memudahkan pengguna untuk dengan cepat membaca konten dalam satu jendela tanpa perlu berinteraksi dengan jendela tersebut. Menempatkan tetikus di atas <em>thumbnail</em> jendela di Task Bar akan mengubah semua jendela yang terbuka menjadi transparan kecuali jendela yang dipilih. Selain dapat &#8220;mengintip&#8221; jendela aplikasi tertentu pengguna juga dapat mengintip <em>desktop</em> Windows.</li>
<li>Jika dibandingkan dengan <em>widget</em> Mac OS X yang dapat ditempatkan di <em>desktop</em>, perbedaan paling mencolok dari <em>gadget</em> Microsoft adalah peletakannya pada <em>sidebar</em> di sebelah kanan layar. Di W7, <em>sidebar</em> tersebut dihilangkan karena dianggap terlalu banyak menggunakan tempat yang ada dan <em>gadget</em> kini dapat diletakkan langsung di <em>desktop</em>. Walaupun hal ini juga sebenarnya dapat dilakukan di Vista.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/produk/satu-lagi-dari-microsoft-windows-7/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

