<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Catatan Guru Komputer &#187; Pendidikan TIK</title>
	<atom:link href="http://educnology.web.id/tag/pendidikan-tik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://educnology.web.id</link>
	<description>Lecturer, Researcher, Teacher</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Jul 2010 16:55:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Jangan Main-main dengan Internet.</title>
		<link>http://educnology.web.id/fenomena/jangan-main-main-dengan-internet/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/fenomena/jangan-main-main-dengan-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 11:47:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan TIK]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Internet]]></category>
		<category><![CDATA[etika]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=688</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini, 8 Juni 2010. Ini adalah tulisan pertama saya yang saya tulis di yogyakarta. Setelah sekian lama vakum nulis di blog karena berbagai kesibukan yang harus saya jalani akhir-akhir ini. Tapi bukan tentang saya sibuk yang akan dibahas di &#8230; <a href="http://educnology.web.id/fenomena/jangan-main-main-dengan-internet/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini, 8 Juni 2010. Ini adalah tulisan pertama saya yang saya tulis di yogyakarta. Setelah sekian lama vakum nulis di blog karena berbagai kesibukan yang harus saya jalani akhir-akhir ini. Tapi bukan tentang saya sibuk yang akan dibahas di tulisan ini.</p>
<p>Satu minggu kebelakang, media cetak, televisi, radio dan terlebih media internet digegerkan dengan beredarnya video yang tidak layak ditonton oleh anak kecil alias video porno dari sepasang kekasih selebritis Indonesia A dan LM. Belum berita video A dan LM mereda kembali beredar video porno yang kali ini masih dari A namun pasangan wanitanya bukan LM melainkan CT.<span id="more-688"></span></p>
<p>Ada apa gerangan dengan pemanfaatan internet di Indonesia? Pertanyaan ini muncul di benak saya dalam melihat fenomena internet di Indonesia akhir-akhir ini. Apakah moral bangsa ini menjadi terjun bebas gara-gara teknologi atau seperti apa, saya masih belum bisa menyimpulkannya.</p>
<p>Internet, jika kita membaca dan mendengar kata itu pikiran kita akan langsung tertuju pada komputer dan informasi. ya, informasi karena dengan internet semua informasi (yang baik dan yang buruk) tersebar ke seluruh dunia secara cepat. Ya benar,, CEPAT. Coba Anda bayangkan, ketika Anda menuliskan status facebook misalnya atau twitter maka ketika Anda memposting status tersebut secara langsung Anda memberi tahu dunia bahwa Anda sudah menuliskan status itu. Tidak hanya facebook dan twitter banyak fasilitas yang lain yang bisa digunakan. Intinya, ketika Anda memposting sesuatu ke internet (dengan layanan apapun) maka secara langsung Anda sudah mendokumentasikan postingan tersebut dan boleh jadi bisa diakses di seluruh dunia.</p>
<p>Oleh karena itu, karena internet adalah bersifat global maka kita dituntut untuk menggunakannya searif dan sebijaksana mungkin. Karena sesuatu yang Anda masukan mungkin akan berpengaruh terhadap orang lain terlebih jika isi postingan itu mengandung hal-hal yang dianggap kurang baik oleh masyarakat kebanyakannya. Oleh karena itu, jika Anda berniat memasukan sesuatu ke internet yang dinilai kurang baik hendaknya Anda memikirkannya masak-masak.</p>
<p>Melalui ini saya mengajak kepada pembaca sekalian marilah kita lebih bijak dalam menggunakan teknologi yang sudah diciptakan oleh orang-orang pintar untuk membantu pekerjaan manusia agar lebih mudah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/fenomena/jangan-main-main-dengan-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mari Ber-internet Sehat</title>
		<link>http://educnology.web.id/aktifitas/mari-ber-internet-sehat/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/aktifitas/mari-ber-internet-sehat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 06:24:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktifitas]]></category>
		<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan TIK]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Internet]]></category>
		<category><![CDATA[alay]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan ilmu komputer]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>
		<category><![CDATA[social networking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=662</guid>
		<description><![CDATA[Teknologi internet saat ini mengalami penetrasi yang sangat tinggi di kalangan masyarakat. Terbukti dengan semakin bertambahnya pengguna internet. Dengan adanya fenomena tersebut maka internet saat ini menjadi sarana umum yang efektif untuk publikasi yang biasa digunakan oleh masyarakat mulai dari &#8230; <a href="http://educnology.web.id/aktifitas/mari-ber-internet-sehat/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teknologi internet saat ini mengalami penetrasi yang sangat tinggi di kalangan masyarakat. Terbukti dengan semakin bertambahnya pengguna internet. Dengan adanya fenomena tersebut maka internet saat ini menjadi sarana umum yang efektif untuk publikasi yang biasa digunakan oleh masyarakat mulai dari anak-anak, remaja, sampai orang tua. Mulai dari kalangan masyarakat bawah sampai kalangan terpelajar seperti mahasiswa, dosen dan sebagainya. <span id="more-662"></span></p>
<p>Beberapa layanan internet yang menjadikan internet sebagai sarana umum adalah dengan adanya social networking, yang menjadikan kita seolah ditelanjangi oleh internet. Karena dengan social networking seseorang dapat dicari identitasnya, akfititasnya dan lain-lain.</p>
<p>Karena segala aktifitas dan identitas kita terpublikasikan di internet melalui social networking, maka kita harus memperhatikan apa yang akan kita masukan. Karena kalo dulu ada peribahasa yang menyebutkan bahwa &#8220;Anda adalah apa yang Anda katakan&#8221;, saat ini dengan adanya social networking peribahasa itu di revisi menjadi &#8220;Anda adalah apa yang Anda tuliskan di internet&#8221;.</p>
<p>Saat ini pemerintah sedang menggodok undang-undang konten multimedia di internet, yang banyak mengalami penolakan dari berbagai pihak. Mungkin, pemerintah sudah memperhatikan bahwa aktifitas ber-internet masyarakat Indonesia sudah diambang batas kewajaran, terbukti dengan semakin banyaknya kasus yang melibatkan banyak pihak yang melibatkan fasilitas internet.</p>
<p>Jadi, jika kita menolak rancangan undang-undang tersebut maka marilah kita semua mengaca diri dan mencoba menerapkan &#8220;ber-interet sehat&#8221;.</p>
<p>Karena konten yang kita publikasikan di internet baik melalui social networking atau pun blog akan dibaca oleh orang lain yang mungkin saja tidak kita kenali. Jika konten tersebut &#8220;sehat&#8221;, maka orang yang membaca konten kita akan memandang kita sehat. Namun sebaliknya, jika konten yang kita masukan &#8220;sakit&#8221;, maka orang akan memandang kita sakit.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/aktifitas/mari-ber-internet-sehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jika Teknologi Ditangan yang Salah</title>
		<link>http://educnology.web.id/fenomena/jika-teknologi-ditangan-yang-salah/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/fenomena/jika-teknologi-ditangan-yang-salah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 23:54:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[guru TIK]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan ilmu komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan TIK]]></category>
		<category><![CDATA[perangkat teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[tik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=612</guid>
		<description><![CDATA[Jika diperhatikan Indonesia adalah negara yang mengkonsumsi teknologi cukup tinggi dan tidak tanggung-tangung teknologi yang digunakan adalah teknologi-teknologi terbaru yang terkadang itu melebihi dari kebutuhan. Banyak orang Indonesia membeli teknologi itu bukan karena kebutuhan (mungkin termasuk saya dulu). Mereka lebih &#8230; <a href="http://educnology.web.id/fenomena/jika-teknologi-ditangan-yang-salah/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika diperhatikan Indonesia adalah negara yang mengkonsumsi teknologi cukup tinggi dan tidak tanggung-tangung teknologi yang digunakan adalah teknologi-teknologi terbaru yang terkadang itu melebihi dari kebutuhan.</p>
<p>Banyak orang Indonesia membeli teknologi itu bukan karena kebutuhan (mungkin termasuk saya dulu). <span id="more-612"></span>Mereka lebih sering membeli perangkat teknologi itu karena <em>prestise</em> sehingga pemakaiannya pun mungkin tidak optimal. Maksudnya adalah perangkat itu memiliki fitur yang banyak tapi si pengguna hanya menggunakan seperlunya atau bahkan si pengguna tidak tahu bahwa mereka itu memiliki perangkat teknologi yang memiliki fitur yang  handal, itu dikarenakan mereka cuma beralasan <em>prestise</em> dalam membeli teknologi bukan kebutuhan.</p>
<p>Tidak hanya itu, saya sering pergi ke lembaga-lembaga pemerintah atau swasta dan saya coba perhatikan penggunaan perangkat teknologi di sana. Setelah itu coba membandingkan antara satu lembaga dengan lembaga yang lain dan ternyata dapat saya simpulkan bahwa mereka juga memiliki karakteristik yang sama, yaitu boros dalam hal pengadaan teknologi. Hal ini tercermin dari banyak perangkat-perangkat yang &#8216;nganggur&#8217; dan hanya tersimpan di gudang dan tidak digunakan padahal perangkat itu adalah perangkat yang relatif mahal (bayangkan, sebuah server merk HP dibiarkan tergeletak di pojok ruangan).</p>
<p>Mungkin, melalui tulisan ini saya mengajak kepada umat manusia Indonesia hendaknya <em><strong>jangan membeli kucing dalam karung</strong></em> artinya jika kita membeli perangkat apalagi perangkat yang mahal hendaknya mengetahui fitur-fitur yang ditawarkannya, jika memang perlu maka belilah dan gunakan seoptimal mungkin agar rupiah yang dikeluarkan tidak sia-sia dan apabila fitur-fitur itu terllu berlebihan buat kita maka hendaknya membeli perangkat lain yang lebih sesuai agak rupiah kita tidak sia-sia.</p>
<p>Demikian, semoga bermanfaat&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/fenomena/jika-teknologi-ditangan-yang-salah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cek Rute Perjalanan Anda dengan Google Maps</title>
		<link>http://educnology.web.id/teknologi-internet/cek-rute-perjalanan-anda-dengan-google-maps/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/teknologi-internet/cek-rute-perjalanan-anda-dengan-google-maps/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 18:22:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi Internet]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[guru TIK]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan ilmu komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan TIK]]></category>
		<category><![CDATA[tik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=588</guid>
		<description><![CDATA[Google memang ngga henti-hentinya mengembangkan teknologi internet untuk mempermudah manusia menjalankan kehidupannya. Dan salah satu aktifitas manusia yang dilirik google adalah mobilitas manusia yang sangat tinggi. Dengan keadaan seperti itu maka google meluncurkan Google Map. Dimana perangkat lunak tersebut bisa &#8230; <a href="http://educnology.web.id/teknologi-internet/cek-rute-perjalanan-anda-dengan-google-maps/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://google.com">Google </a>memang ngga henti-hentinya mengembangkan teknologi internet untuk mempermudah manusia menjalankan kehidupannya. Dan salah satu aktifitas manusia yang dilirik google adalah mobilitas manusia yang sangat tinggi.</p>
<p>Dengan keadaan seperti itu maka google meluncurkan <a href="http://maps.google.com/">Google Map</a>. Dimana perangkat lunak tersebut bisa membantu Anda dalam melihat citra bumi atau peta di seluruh penjuru dunia. Tidak hanya itu, perangkat lunak tersebut juga bisa memberikan informasi jalur yang terdekat jika kita hendak pergi dari kota A menuju kota B.<span id="more-588"></span></p>
<p><strong>Contoh :</strong></p>
<p>Kita akan menentukan jalur dari <a href="http://www.majalengkakab.go.id">Majalengka </a>ke <a href="http://www.bandung.go.id">Bandung</a>. Kita hanya tinggal memasukan nama kota asal di form A (<a href="http://www.majalengkakab.go.id">Majalengka</a>) dan kota tujuan di form B (<a href="http://www.bandung.go.id">Bandung</a>). Setelah itu klik <strong>Get Directions</strong>. Maka kemudian peta akan menunjukan jalur terdekat dari kota A menuju kota B</p>
<p>Tidak hanya itu, <a href="http://maps.google.com/">Google Maps</a> juga memberika petunjuk perjalanan yang diberikan untuk digunakan sebagai petunjuk bagi &#8220;supir&#8221; dalam melakukan perjalanan.</p>
<p>Untuk lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini :</p>
<p><img class="aligncenter" title="google maps" src="http://i684.photobucket.com/albums/vv207/galuh29/bibibi.jpg" alt="" width="448" height="336" /></p>
<ol>
<li>Pada bagian 1 itu merukapan form yang harus diisi kota asal dan kota tujuan.</li>
<li>Pada bagian 2 itu merupakan map perjalanan dari kota asal menuju kota tujuan.</li>
<li>Pada bagian 3 itu merupakan petunjuk perjalanan bagi supir dalam menempuh perjalanan dari kota asal menuju kota tujuan.</li>
</ol>
<p>Semoga bermanfaat!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/teknologi-internet/cek-rute-perjalanan-anda-dengan-google-maps/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kurikulum TIK Cenderung Membuat Peserta Didik Menjadi &#039;User&#039;</title>
		<link>http://educnology.web.id/pendidikan-tik/kurikulum-tik-cenderung-membuat-peserta-didik-menjadi-user/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/pendidikan-tik/kurikulum-tik-cenderung-membuat-peserta-didik-menjadi-user/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 00:51:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan TIK]]></category>
		<category><![CDATA[guru TIK]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan ilmu komputer]]></category>
		<category><![CDATA[tik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=579</guid>
		<description><![CDATA[Pelajaran TIK bisa dibilang sebagai mata pelajaran yang relatif baru yang pada tahun 2004 menjadi mata pelajaran wajib dipelajari peserta didik di sekolah. Pada mata pelajaran ini peserta didik mengenal, mempraktikan dan menguasai berbagai komponen dan kegunaan dari berbagai perangkat &#8230; <a href="http://educnology.web.id/pendidikan-tik/kurikulum-tik-cenderung-membuat-peserta-didik-menjadi-user/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://cs.upi.edu/v2/index.php?page=guru-tik/">Pelajaran TIK </a>bisa dibilang sebagai mata pelajaran yang relatif baru yang pada tahun 2004 menjadi mata pelajaran wajib dipelajari peserta didik di sekolah. Pada mata pelajaran ini peserta didik mengenal, mempraktikan dan menguasai berbagai komponen dan kegunaan dari berbagai perangkat teknologi informasi. Mata pelajaran TIK dimaksudkan untuk mempersiapkan kompetensi peserta didik di bidang <a href="http://cs.upi.edu">TIK </a>agar mampu menghadapi perkembangan <a href="http://cs.upi.edu">TIK </a>yang sedemikian berkembang pesat sehingga mereka mampu menghadapi tantangan global dan perubahan yang sangat cepat.<span id="more-579"></span></p>
<p>Mata pelajaran <a href="http://cs.upi.edu">Teknologi Informasi dan Komunikasi</a> pada jenjang SMA/MA mencakup penguasaan keterampilan komputer, prinsip kerja berbagai jenis peralatan<br />
komunikasi dan cara memperoleh, mengolah dan mengkomunikasikan informasi. Mata pelajaran ini merupakan kelanjutan dari pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang telah diperoleh pada jenjang SMP/MTs, sekaligus sebagai bekal bagi peserta didik untuk beradaptasi dengan dunia kerja dan perkembangan dunia termasuk pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.</p>
<p>Berdasarkan Standar Isi yang dikeluarkan Depdiknas untuk mata pelajaran <a href="http://cs.upi.edu">TIK</a>, tujuan dari pembelajaran <a href="http://cs.upi.edu">TIK </a>di SMA adalah sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Memahami teknologi informasi dan komunikasi.</li>
<li>Mengembangkan keterampilan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.</li>
<li>Mengembangkan sikap kritis, kreatif, apresiatif dan mandiri dalam pengunaan teknologi informasi dan komunikasi.</li>
<li>Menghargai karya cipta di bidang teknologi informasi dan komunikasi.</li>
</ol>
<p>Dan ruang lingkup kurikulum <a href="http://cs.upi.edu">TIK </a>untuk tingkat SMA adalah sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, memanipulasi dan menyajikan informasi.</li>
<li>Penggunaan alat bantu untuk memproses dan memindahkan data dari satu perangkat ke perangkat lain.</li>
</ol>
<p>Jika diuraikan lebih rinci mengenai kurikulum <a href="http://cs.upi.edu">TIK </a>yang sekarang sedang digunakan maka saya berpendapat bahwa kurikulum itu cenderung membuat peserta didik hanya menjadi &#8216;user&#8217; atau pengguna perangkat teknologi informasi dan komunikasi. Dalam pembelajaran yang dilakukan berdasarkan kurikulum tersebut siswa hanya belajar bagaimana cara menggunakan perangkat teknologi informasi dan komunikasi. Hal ini tercermin dari standar kompetensi yang diberlakukan dalam kurikulum itu yang lebih ke arah menggunakan. Contoh : Pada kelas X semester 2 ada standar kompetensi &#8220;menggunakan sistem operasi komputer&#8221;.</p>
<p>Alangkah lebih baik jika guru komputer atau guru <a href="http://cs.upi.edu">TIK </a>untuk lebih mengembangkan kurikulum ke arah pembelajaran yang bersifat mendesain teknologi informasi dan komunikasi. Misalkan, diperkenalkan bagaimana proses kerja komputer yang lebih detail, sehingga siswa menjadi lebih tahu bahwa komputer merupakan perangkat yang rumit tidak hanya sekedar &#8220;INPUT&#8211;PROSES&#8211;OUTPUT&#8221; atau bahkan siswa diajak untuk membuat semacam program-program kecil agar siswa menjadi lebih tahu bahwa software yang digunakan merupakan hasil kerja keras para programmer sehingga siswa lebih menghargai HAKI.</p>
<p>Bacaan lainnya :</p>
<ol>
<li><a href="http://cs.upi.edu/v2/index.php?page=guru-tik/">http://cs.upi.edu/v2/index.php?page=guru-tik/</a></li>
<li><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan_Ilmu_Komputer/http://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan_Ilmu_Komputer/">http://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan_Ilmu_Komputer/</a></li>
<li><a href="http://tsauri28.myhaley.com/blog/kemanakah-ruh-kurikulum-tik/">http://tsauri28.myhaley.com/blog/kemanakah-ruh-kurikulum-tik/</a></li>
<li><a href="http://ikhs.wordpress.com/2009/11/05/pendidikan-ilmu-komputer-up-mengawali-guru-tik-di-indonesia/">http://ikhs.wordpress.com/2009/11/05/pendidikan-ilmu-komputer-up-mengawali-guru-tik-di-indonesia/</a></li>
<li><a rel="nofollow" href="http://gurukomputer.web.id/2009/11/07/berkenalan-dengan-guru-tik-teknologi-informasi-dan-komunikasi-dan-pendidikan-ilmu-komputer/">http://gurukomputer.web.id/2009/11/07/berkenalan-dengan-guru-tik-teknologi-informasi-dan-komunikasi-dan-pendidikan-ilmu-komputer/</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/pendidikan-tik/kurikulum-tik-cenderung-membuat-peserta-didik-menjadi-user/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
