<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Catatan Guru Komputer &#187; pembelajaran TIK</title>
	<atom:link href="http://educnology.web.id/tag/pembelajaran-tik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://educnology.web.id</link>
	<description>Lecturer, Researcher, Teacher</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Jul 2010 16:55:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Jika Teknologi Ditangan yang Salah</title>
		<link>http://educnology.web.id/fenomena/jika-teknologi-ditangan-yang-salah/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/fenomena/jika-teknologi-ditangan-yang-salah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 23:54:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[guru TIK]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan ilmu komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan TIK]]></category>
		<category><![CDATA[perangkat teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[tik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=612</guid>
		<description><![CDATA[Jika diperhatikan Indonesia adalah negara yang mengkonsumsi teknologi cukup tinggi dan tidak tanggung-tangung teknologi yang digunakan adalah teknologi-teknologi terbaru yang terkadang itu melebihi dari kebutuhan. Banyak orang Indonesia membeli teknologi itu bukan karena kebutuhan (mungkin termasuk saya dulu). Mereka lebih &#8230; <a href="http://educnology.web.id/fenomena/jika-teknologi-ditangan-yang-salah/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika diperhatikan Indonesia adalah negara yang mengkonsumsi teknologi cukup tinggi dan tidak tanggung-tangung teknologi yang digunakan adalah teknologi-teknologi terbaru yang terkadang itu melebihi dari kebutuhan.</p>
<p>Banyak orang Indonesia membeli teknologi itu bukan karena kebutuhan (mungkin termasuk saya dulu). <span id="more-612"></span>Mereka lebih sering membeli perangkat teknologi itu karena <em>prestise</em> sehingga pemakaiannya pun mungkin tidak optimal. Maksudnya adalah perangkat itu memiliki fitur yang banyak tapi si pengguna hanya menggunakan seperlunya atau bahkan si pengguna tidak tahu bahwa mereka itu memiliki perangkat teknologi yang memiliki fitur yang  handal, itu dikarenakan mereka cuma beralasan <em>prestise</em> dalam membeli teknologi bukan kebutuhan.</p>
<p>Tidak hanya itu, saya sering pergi ke lembaga-lembaga pemerintah atau swasta dan saya coba perhatikan penggunaan perangkat teknologi di sana. Setelah itu coba membandingkan antara satu lembaga dengan lembaga yang lain dan ternyata dapat saya simpulkan bahwa mereka juga memiliki karakteristik yang sama, yaitu boros dalam hal pengadaan teknologi. Hal ini tercermin dari banyak perangkat-perangkat yang &#8216;nganggur&#8217; dan hanya tersimpan di gudang dan tidak digunakan padahal perangkat itu adalah perangkat yang relatif mahal (bayangkan, sebuah server merk HP dibiarkan tergeletak di pojok ruangan).</p>
<p>Mungkin, melalui tulisan ini saya mengajak kepada umat manusia Indonesia hendaknya <em><strong>jangan membeli kucing dalam karung</strong></em> artinya jika kita membeli perangkat apalagi perangkat yang mahal hendaknya mengetahui fitur-fitur yang ditawarkannya, jika memang perlu maka belilah dan gunakan seoptimal mungkin agar rupiah yang dikeluarkan tidak sia-sia dan apabila fitur-fitur itu terllu berlebihan buat kita maka hendaknya membeli perangkat lain yang lebih sesuai agak rupiah kita tidak sia-sia.</p>
<p>Demikian, semoga bermanfaat&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/fenomena/jika-teknologi-ditangan-yang-salah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cek Rute Perjalanan Anda dengan Google Maps</title>
		<link>http://educnology.web.id/teknologi-internet/cek-rute-perjalanan-anda-dengan-google-maps/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/teknologi-internet/cek-rute-perjalanan-anda-dengan-google-maps/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 18:22:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi Internet]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[guru TIK]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan ilmu komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan TIK]]></category>
		<category><![CDATA[tik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=588</guid>
		<description><![CDATA[Google memang ngga henti-hentinya mengembangkan teknologi internet untuk mempermudah manusia menjalankan kehidupannya. Dan salah satu aktifitas manusia yang dilirik google adalah mobilitas manusia yang sangat tinggi. Dengan keadaan seperti itu maka google meluncurkan Google Map. Dimana perangkat lunak tersebut bisa &#8230; <a href="http://educnology.web.id/teknologi-internet/cek-rute-perjalanan-anda-dengan-google-maps/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://google.com">Google </a>memang ngga henti-hentinya mengembangkan teknologi internet untuk mempermudah manusia menjalankan kehidupannya. Dan salah satu aktifitas manusia yang dilirik google adalah mobilitas manusia yang sangat tinggi.</p>
<p>Dengan keadaan seperti itu maka google meluncurkan <a href="http://maps.google.com/">Google Map</a>. Dimana perangkat lunak tersebut bisa membantu Anda dalam melihat citra bumi atau peta di seluruh penjuru dunia. Tidak hanya itu, perangkat lunak tersebut juga bisa memberikan informasi jalur yang terdekat jika kita hendak pergi dari kota A menuju kota B.<span id="more-588"></span></p>
<p><strong>Contoh :</strong></p>
<p>Kita akan menentukan jalur dari <a href="http://www.majalengkakab.go.id">Majalengka </a>ke <a href="http://www.bandung.go.id">Bandung</a>. Kita hanya tinggal memasukan nama kota asal di form A (<a href="http://www.majalengkakab.go.id">Majalengka</a>) dan kota tujuan di form B (<a href="http://www.bandung.go.id">Bandung</a>). Setelah itu klik <strong>Get Directions</strong>. Maka kemudian peta akan menunjukan jalur terdekat dari kota A menuju kota B</p>
<p>Tidak hanya itu, <a href="http://maps.google.com/">Google Maps</a> juga memberika petunjuk perjalanan yang diberikan untuk digunakan sebagai petunjuk bagi &#8220;supir&#8221; dalam melakukan perjalanan.</p>
<p>Untuk lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini :</p>
<p><img class="aligncenter" title="google maps" src="http://i684.photobucket.com/albums/vv207/galuh29/bibibi.jpg" alt="" width="448" height="336" /></p>
<ol>
<li>Pada bagian 1 itu merukapan form yang harus diisi kota asal dan kota tujuan.</li>
<li>Pada bagian 2 itu merupakan map perjalanan dari kota asal menuju kota tujuan.</li>
<li>Pada bagian 3 itu merupakan petunjuk perjalanan bagi supir dalam menempuh perjalanan dari kota asal menuju kota tujuan.</li>
</ol>
<p>Semoga bermanfaat!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/teknologi-internet/cek-rute-perjalanan-anda-dengan-google-maps/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kurikulum TIK Cenderung Membuat Peserta Didik Menjadi &#039;User&#039;</title>
		<link>http://educnology.web.id/pendidikan-tik/kurikulum-tik-cenderung-membuat-peserta-didik-menjadi-user/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/pendidikan-tik/kurikulum-tik-cenderung-membuat-peserta-didik-menjadi-user/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 00:51:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan TIK]]></category>
		<category><![CDATA[guru TIK]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan ilmu komputer]]></category>
		<category><![CDATA[tik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=579</guid>
		<description><![CDATA[Pelajaran TIK bisa dibilang sebagai mata pelajaran yang relatif baru yang pada tahun 2004 menjadi mata pelajaran wajib dipelajari peserta didik di sekolah. Pada mata pelajaran ini peserta didik mengenal, mempraktikan dan menguasai berbagai komponen dan kegunaan dari berbagai perangkat &#8230; <a href="http://educnology.web.id/pendidikan-tik/kurikulum-tik-cenderung-membuat-peserta-didik-menjadi-user/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://cs.upi.edu/v2/index.php?page=guru-tik/">Pelajaran TIK </a>bisa dibilang sebagai mata pelajaran yang relatif baru yang pada tahun 2004 menjadi mata pelajaran wajib dipelajari peserta didik di sekolah. Pada mata pelajaran ini peserta didik mengenal, mempraktikan dan menguasai berbagai komponen dan kegunaan dari berbagai perangkat teknologi informasi. Mata pelajaran TIK dimaksudkan untuk mempersiapkan kompetensi peserta didik di bidang <a href="http://cs.upi.edu">TIK </a>agar mampu menghadapi perkembangan <a href="http://cs.upi.edu">TIK </a>yang sedemikian berkembang pesat sehingga mereka mampu menghadapi tantangan global dan perubahan yang sangat cepat.<span id="more-579"></span></p>
<p>Mata pelajaran <a href="http://cs.upi.edu">Teknologi Informasi dan Komunikasi</a> pada jenjang SMA/MA mencakup penguasaan keterampilan komputer, prinsip kerja berbagai jenis peralatan<br />
komunikasi dan cara memperoleh, mengolah dan mengkomunikasikan informasi. Mata pelajaran ini merupakan kelanjutan dari pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang telah diperoleh pada jenjang SMP/MTs, sekaligus sebagai bekal bagi peserta didik untuk beradaptasi dengan dunia kerja dan perkembangan dunia termasuk pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.</p>
<p>Berdasarkan Standar Isi yang dikeluarkan Depdiknas untuk mata pelajaran <a href="http://cs.upi.edu">TIK</a>, tujuan dari pembelajaran <a href="http://cs.upi.edu">TIK </a>di SMA adalah sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Memahami teknologi informasi dan komunikasi.</li>
<li>Mengembangkan keterampilan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.</li>
<li>Mengembangkan sikap kritis, kreatif, apresiatif dan mandiri dalam pengunaan teknologi informasi dan komunikasi.</li>
<li>Menghargai karya cipta di bidang teknologi informasi dan komunikasi.</li>
</ol>
<p>Dan ruang lingkup kurikulum <a href="http://cs.upi.edu">TIK </a>untuk tingkat SMA adalah sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, memanipulasi dan menyajikan informasi.</li>
<li>Penggunaan alat bantu untuk memproses dan memindahkan data dari satu perangkat ke perangkat lain.</li>
</ol>
<p>Jika diuraikan lebih rinci mengenai kurikulum <a href="http://cs.upi.edu">TIK </a>yang sekarang sedang digunakan maka saya berpendapat bahwa kurikulum itu cenderung membuat peserta didik hanya menjadi &#8216;user&#8217; atau pengguna perangkat teknologi informasi dan komunikasi. Dalam pembelajaran yang dilakukan berdasarkan kurikulum tersebut siswa hanya belajar bagaimana cara menggunakan perangkat teknologi informasi dan komunikasi. Hal ini tercermin dari standar kompetensi yang diberlakukan dalam kurikulum itu yang lebih ke arah menggunakan. Contoh : Pada kelas X semester 2 ada standar kompetensi &#8220;menggunakan sistem operasi komputer&#8221;.</p>
<p>Alangkah lebih baik jika guru komputer atau guru <a href="http://cs.upi.edu">TIK </a>untuk lebih mengembangkan kurikulum ke arah pembelajaran yang bersifat mendesain teknologi informasi dan komunikasi. Misalkan, diperkenalkan bagaimana proses kerja komputer yang lebih detail, sehingga siswa menjadi lebih tahu bahwa komputer merupakan perangkat yang rumit tidak hanya sekedar &#8220;INPUT&#8211;PROSES&#8211;OUTPUT&#8221; atau bahkan siswa diajak untuk membuat semacam program-program kecil agar siswa menjadi lebih tahu bahwa software yang digunakan merupakan hasil kerja keras para programmer sehingga siswa lebih menghargai HAKI.</p>
<p>Bacaan lainnya :</p>
<ol>
<li><a href="http://cs.upi.edu/v2/index.php?page=guru-tik/">http://cs.upi.edu/v2/index.php?page=guru-tik/</a></li>
<li><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan_Ilmu_Komputer/http://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan_Ilmu_Komputer/">http://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan_Ilmu_Komputer/</a></li>
<li><a href="http://tsauri28.myhaley.com/blog/kemanakah-ruh-kurikulum-tik/">http://tsauri28.myhaley.com/blog/kemanakah-ruh-kurikulum-tik/</a></li>
<li><a href="http://ikhs.wordpress.com/2009/11/05/pendidikan-ilmu-komputer-up-mengawali-guru-tik-di-indonesia/">http://ikhs.wordpress.com/2009/11/05/pendidikan-ilmu-komputer-up-mengawali-guru-tik-di-indonesia/</a></li>
<li><a rel="nofollow" href="http://gurukomputer.web.id/2009/11/07/berkenalan-dengan-guru-tik-teknologi-informasi-dan-komunikasi-dan-pendidikan-ilmu-komputer/">http://gurukomputer.web.id/2009/11/07/berkenalan-dengan-guru-tik-teknologi-informasi-dan-komunikasi-dan-pendidikan-ilmu-komputer/</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/pendidikan-tik/kurikulum-tik-cenderung-membuat-peserta-didik-menjadi-user/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>CPNS &#039;Pasar&#039; Sensitif Bagi Universitas</title>
		<link>http://educnology.web.id/pendidikan-tik/cpns-pasar-sensitif-bagi-universitas/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/pendidikan-tik/cpns-pasar-sensitif-bagi-universitas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 23:31:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan TIK]]></category>
		<category><![CDATA[guru TIK]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan ilmu komputer]]></category>
		<category><![CDATA[tik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=562</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini di seantero Indonesia sedang dilakukan perekrutan CPNS baik untuk tingkat pusat maupun daerah. Yang mana sumber daya manusia yang direkrut dalam perekrtuan ini sebagian besar adalah luluan pendidikan tinggi. Mungkin dengan event inilah eksistensi universitas, sekolah tinggi, akademi &#8230; <a href="http://educnology.web.id/pendidikan-tik/cpns-pasar-sensitif-bagi-universitas/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir-akhir ini di seantero Indonesia sedang dilakukan perekrutan CPNS baik untuk tingkat pusat maupun daerah. Yang mana sumber daya manusia yang direkrut dalam perekrtuan ini sebagian besar adalah luluan pendidikan tinggi. Mungkin dengan event inilah eksistensi universitas, sekolah tinggi, akademi dan atau semacamnya untuk memasarkan lulusannya. Yang akan terjun bebas di dunia nyata dalam rangka pembangunan nasional.<span id="more-562"></span></p>
<p>Sebagai salah seorang alumni<a href="http://cs.upi.edu"> Pendidikan Ilmu Komputer UPI </a>yang dalam hal ini masyarakat terdekat dengan saya berpendapat saya adalah calon<a href="http://cs.upi.edu/v2/index.php?page=guru-tik"> guru komputer</a> menilai fenomena ini adalah sebuah momentum untuk membuktikan bahwa apa yang sudah saya dan kami sebagai alumni <a href="http://cs.upi.edu">Pendidikan Ilmu Komputer UPI </a>dengan apa yang telah  dapatkan di kampus melalui <a href="http://cs.upi.edu/v2/index.php?page=templates-and-stylesheets">kurikulum Pendidikan Ilmu Komputer </a>merupakan bekal yang cukup untuk berkontribusi melakukan pembangunan pendidikan di bidang <a href="http://cs.upi.edu">TIK</a>.</p>
<p>Kembali ke permasalahan,,,,,</p>
<p>Saya istilahkan dalam artikel ini bahwa CPNS merupakan &#8216;pasar&#8217; yang sensitif bagi perkembangan lembaga pendidikan tinggi karena beberapa alasan diantaranya :</p>
<ol>
<li>Sebagian besar SDM yang direkrut dalam pengangkatan CPNS adalah lulusan pendidikan tinggi, dengan demikian terjadi semacam kompetisi bagi lulusan pendidikan tinggi untuk dapat menempati kursi CPNS.</li>
<li>Bagi lembaga pendidikan tinggi jika banyak alumni dari pendidikan tinggi tersebut terserap menjadi CPNS maka saya jamin akan terjadi peningkatan yang signifikan terhadap peminat mahasiswa baru yang akan masuk ke lembaga pendidikan tinggi tersebut karena menurut pandangan saya masyarakat Indonesia lebih menyukai menjadi PNS ketimbang pegawai swasta&#8230; minimal di daerah yang alumninya banyak terserap menjadi CPNS.</li>
</ol>
<blockquote><p>Melalui artikel ini menghimbau kepada rekan-rekan alumni (yang sudah memiliki izasah) <a href="http://cs.upi.edu">Pendidikan Ilmu Komputer UPI</a> untuk segera mendaftar menjadi CPNS di masing-masing daerahnya. Adapun masalah diterima atau tidaknya itu urusan belakangan, setidaknya dengan mendaftar dan memberikan copy izasah kita telah melakukan sosialisasi program studi <a href="http://cs.upi.edu">Pendidikan Ilmu Komputer UPI</a></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/pendidikan-tik/cpns-pasar-sensitif-bagi-universitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
