<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Catatan Guru Komputer &#187; indonesia</title>
	<atom:link href="http://educnology.web.id/tag/indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://educnology.web.id</link>
	<description>Lecturer, Researcher, Teacher</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Jan 2012 02:12:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>national.is.me</title>
		<link>http://educnology.web.id/fenomena/national-is-me/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/fenomena/national-is-me/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Jan 2011 01:46:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[national.is.me]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[timnas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=828</guid>
		<description><![CDATA[Setidaknya pada saat tulian ini di buat sudah 2 minggu berlalu event Piala AFF berakhir. Pada saat event itu bergulir saya sebagai warga Indonesia yang tinggal di Jogjakarta ikut memeriahkan event tersebut yang pada saat itu perjalanan Timnas Indonesia sangat &#8230; <a href="http://educnology.web.id/fenomena/national-is-me/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://2.bp.blogspot.com/_m9XW9peH5vY/TRmpzkB0d4I/AAAAAAAAAzM/i-QEChN_jaA/s400/Garuda%2Bdi%2Bdadaku.jpg" alt="" width="302" height="195" />Setidaknya pada saat tulian ini di buat sudah 2 minggu berlalu event Piala AFF berakhir. Pada saat event itu bergulir saya sebagai warga Indonesia yang tinggal di Jogjakarta ikut memeriahkan event tersebut yang pada saat itu perjalanan Timnas Indonesia sangat mulus dalam perjalananya menuju Final.<span id="more-828"></span></p>
<p>Tidak hanya itu, saya mencoba memperhatikan dari segi sosial tentang pergelaran itu. Mungkin Anda (pembaca) juga memperhatikan. Bahwa pada saat itu, bangsa Indonesia seolah bersatu dan mendukung Timnas dengan berbagai cara. Memberi dukungan ke stadion adalah salah satu cara mereka menunjukan national.is.me-nya, Bahkan, mereka orang luar kota Jakarta yang memiliki waktu yang lebih banyak, rela mengorbankan waktu, tenaga dan materinya demi berangkat ke Jakarta dan mendukung Timnas.</p>
<p>Sementara disisi lain bumi nusantara ini, banyak warga Indonesia (termasuk saya) memburu kaos &#8216;garuda didadaku&#8217; baik kaos resmi dari sponsor Timnas maupun kaos yang &#8216;abal-abal&#8217;, yang penting mereka mengenakan garuda didadanya. Ya, bagi para penjual pernak-pernik seputar timnas sih ini adalah panen raya.</p>
<p>Dalam hati saya terbesit &#8216;Oh indahnya jika Indonesia terus seperti ini&#8217;, &#8220;SATU&#8221;. Tidak ada hitam, tidak ada putih, biru, kuning, hijau dan sekat lainya yang membedakan. Ya, meskipun pada saat itu ada oknum-oknum yang sedikit mempolitisasi event tersebut. Semua satu, semua &#8220;garuda didadaku&#8221;. Bahkan pengalaman saya menonton bareng pertandingan di salah satu tempat futsal di kota Jogja, pada saat mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya, semua penonton berdiri sambil mengepalkan tangan ke atas dan turus serta menyanyikan Indonesia Raya. Sungguh ini adalah pengalaman saya yang sangat menarik, ya, meskipun hanya bisa menonton melalui layar. Sungguh saya sanggat merasakan jiwa national.is.me yang merasuk pada seluruh rakyat Indonesia.</p>
<p>Dari fenomena tersebut, mungkin saya bisa menyimpulkan bahwa kita, kita Indonesia sebenarnya memiliki rasa national.is.me, rasa kesatuan bahwa kita itu INDONESIA yang sangat tinggi. Namun, hal tersebut masih harus dipompa dan salah satu pompa yang efektif adalah &#8216;memerangi&#8217; <em>common enemy</em>, yang pada saaat pertandingan AFF <em>common enemy </em>dari Indonesia adalah lawan Timnas pada saat pertandingan tersebut.</p>
<p>Sekarang, setelah perhelatan tersebut berakhir, hendaknya kita harus selalu menumbuhkan national.is.me pada diri kita, karena masih banyak <em>common enemy </em>yang harus kita basmi diantaranya orang-orang semacam gayus, aparat negara yang memimpin ;seenake dewek&#8217;, kemiskinan, kebodohan dan <em>common enemy </em>lainya.<em><br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/fenomena/national-is-me/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemilu dan Uang Sepuluh Ribuan..</title>
		<link>http://educnology.web.id/aktifitas/pemilu-dan-uang-sepuluh-ribuan/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/aktifitas/pemilu-dan-uang-sepuluh-ribuan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 09:27:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktifitas]]></category>
		<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[guru TIK]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan ilmu komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan TIK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://galuh29.wordpress.com/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 9 April kemaren, kita bangsa Indonesia di seluruh dunia sudah menyampaikan aspirasinya dengan mengikuti mencoblosan pencontrengan partai politik dan calegnya. Pemilu ini menghabiskan dana yang tidak sedikit dan katanya mencapai Rp. 49,7 trilyun (nol nya ada berapa yah??). Akankah hajat 5 tahunan ini mampu merubah wajah Indonesia menjadi lebih baik? Atau akankah 49,7 trilyun hanya akan melayang sia-sia. <a href="http://educnology.web.id/aktifitas/pemilu-dan-uang-sepuluh-ribuan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://www.habibieafsyah.com/wp-content/uploads/2009/02/kampanye-damai-pemilu-indonesia-2009.jpg" alt="" width="219" height="164" />Tanggal 9 April kemaren, kita bangsa Indonesia di seluruh dunia sudah menyampaikan aspirasinya dengan mengikuti <span style="text-decoration: line-through;">mencoblosan</span> pencontrengan partai politik dan calegnya. Pemilu ini menghabiskan dana yang tidak sedikit dan katanya mencapai Rp. 49,7 trilyun (nol nya ada berapa yah??). Akankah hajat 5 tahunan ini mampu merubah wajah Indonesia menjadi lebih baik? Atau akankah 49,7 trilyun hanya akan melayang sia-sia.</p>
<p>By the way, kemarin saya menggunakan hak pilih saya di rumah (kampung halaman). Saya memperhatikan suasana politik di komplek saya yang kebetulan ada tetangga saya yang menjadi caleg di tingkat kabupaten kota. Setelah seminggu saya memperhatikan fenomena pra pemilu di rumah ternyata muncul fenomena banyak bermunculannya orang baik.</p>
<p>Orang tua saya adalah bendahara sekolah yang mengurusi keuangan tabungan anak-anak dan dana BOS. Selama satu minggu saya dirumah banyak orang-orang yang selalu bertamu ke rumah saya (padahal bapak atau ibu saya bukan caleg). Kalau ada tamu biasanya mereka selalu nuker uang mereka untuk dijadikan pecahan sepuluh ribuan. Karena kebetulan, sebagai bendahara tabungan anak sekolah orang tua saya biasa menyimpan pecahan-pecahan kecil uang.</p>
<p>Saya tidak tahu apakah pecahan uang yang dituker dari orang tua saya akan dipakai apa. Kalau boleh saya berandai-andai, dengan uang sepuluhribuan yang banyak, apakah mereka akan melakukan &#8220;serangan fajar&#8221; kepada pemilih&#8230;.??</p>
<p>Sampai sekarang saya tidak mengetahui jawabannya??!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/aktifitas/pemilu-dan-uang-sepuluh-ribuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

