<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Catatan Guru Komputer &#187; guru TIK</title>
	<atom:link href="http://educnology.web.id/tag/guru-tik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://educnology.web.id</link>
	<description>Lecturer, Researcher, Teacher</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Mar 2012 14:32:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Jika Teknologi Ditangan yang Salah</title>
		<link>http://educnology.web.id/fenomena/jika-teknologi-ditangan-yang-salah/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/fenomena/jika-teknologi-ditangan-yang-salah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 23:54:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[guru TIK]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan ilmu komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan TIK]]></category>
		<category><![CDATA[perangkat teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[tik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=612</guid>
		<description><![CDATA[Jika diperhatikan Indonesia adalah negara yang mengkonsumsi teknologi cukup tinggi dan tidak tanggung-tangung teknologi yang digunakan adalah teknologi-teknologi terbaru yang terkadang itu melebihi dari kebutuhan. Banyak orang Indonesia membeli teknologi itu bukan karena kebutuhan (mungkin termasuk saya dulu). Mereka lebih &#8230; <a href="http://educnology.web.id/fenomena/jika-teknologi-ditangan-yang-salah/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika diperhatikan Indonesia adalah negara yang mengkonsumsi teknologi cukup tinggi dan tidak tanggung-tangung teknologi yang digunakan adalah teknologi-teknologi terbaru yang terkadang itu melebihi dari kebutuhan.</p>
<p>Banyak orang Indonesia membeli teknologi itu bukan karena kebutuhan (mungkin termasuk saya dulu). <span id="more-612"></span>Mereka lebih sering membeli perangkat teknologi itu karena <em>prestise</em> sehingga pemakaiannya pun mungkin tidak optimal. Maksudnya adalah perangkat itu memiliki fitur yang banyak tapi si pengguna hanya menggunakan seperlunya atau bahkan si pengguna tidak tahu bahwa mereka itu memiliki perangkat teknologi yang memiliki fitur yang  handal, itu dikarenakan mereka cuma beralasan <em>prestise</em> dalam membeli teknologi bukan kebutuhan.</p>
<p>Tidak hanya itu, saya sering pergi ke lembaga-lembaga pemerintah atau swasta dan saya coba perhatikan penggunaan perangkat teknologi di sana. Setelah itu coba membandingkan antara satu lembaga dengan lembaga yang lain dan ternyata dapat saya simpulkan bahwa mereka juga memiliki karakteristik yang sama, yaitu boros dalam hal pengadaan teknologi. Hal ini tercermin dari banyak perangkat-perangkat yang &#8216;nganggur&#8217; dan hanya tersimpan di gudang dan tidak digunakan padahal perangkat itu adalah perangkat yang relatif mahal (bayangkan, sebuah server merk HP dibiarkan tergeletak di pojok ruangan).</p>
<p>Mungkin, melalui tulisan ini saya mengajak kepada umat manusia Indonesia hendaknya <em><strong>jangan membeli kucing dalam karung</strong></em> artinya jika kita membeli perangkat apalagi perangkat yang mahal hendaknya mengetahui fitur-fitur yang ditawarkannya, jika memang perlu maka belilah dan gunakan seoptimal mungkin agar rupiah yang dikeluarkan tidak sia-sia dan apabila fitur-fitur itu terllu berlebihan buat kita maka hendaknya membeli perangkat lain yang lebih sesuai agak rupiah kita tidak sia-sia.</p>
<p>Demikian, semoga bermanfaat&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/fenomena/jika-teknologi-ditangan-yang-salah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cek Rute Perjalanan Anda dengan Google Maps</title>
		<link>http://educnology.web.id/teknologi-internet/cek-rute-perjalanan-anda-dengan-google-maps/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/teknologi-internet/cek-rute-perjalanan-anda-dengan-google-maps/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 18:22:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi Internet]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[guru TIK]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan ilmu komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan TIK]]></category>
		<category><![CDATA[tik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=588</guid>
		<description><![CDATA[Google memang ngga henti-hentinya mengembangkan teknologi internet untuk mempermudah manusia menjalankan kehidupannya. Dan salah satu aktifitas manusia yang dilirik google adalah mobilitas manusia yang sangat tinggi. Dengan keadaan seperti itu maka google meluncurkan Google Map. Dimana perangkat lunak tersebut bisa &#8230; <a href="http://educnology.web.id/teknologi-internet/cek-rute-perjalanan-anda-dengan-google-maps/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://google.com">Google </a>memang ngga henti-hentinya mengembangkan teknologi internet untuk mempermudah manusia menjalankan kehidupannya. Dan salah satu aktifitas manusia yang dilirik google adalah mobilitas manusia yang sangat tinggi.</p>
<p>Dengan keadaan seperti itu maka google meluncurkan <a href="http://maps.google.com/">Google Map</a>. Dimana perangkat lunak tersebut bisa membantu Anda dalam melihat citra bumi atau peta di seluruh penjuru dunia. Tidak hanya itu, perangkat lunak tersebut juga bisa memberikan informasi jalur yang terdekat jika kita hendak pergi dari kota A menuju kota B.<span id="more-588"></span></p>
<p><strong>Contoh :</strong></p>
<p>Kita akan menentukan jalur dari <a href="http://www.majalengkakab.go.id">Majalengka </a>ke <a href="http://www.bandung.go.id">Bandung</a>. Kita hanya tinggal memasukan nama kota asal di form A (<a href="http://www.majalengkakab.go.id">Majalengka</a>) dan kota tujuan di form B (<a href="http://www.bandung.go.id">Bandung</a>). Setelah itu klik <strong>Get Directions</strong>. Maka kemudian peta akan menunjukan jalur terdekat dari kota A menuju kota B</p>
<p>Tidak hanya itu, <a href="http://maps.google.com/">Google Maps</a> juga memberika petunjuk perjalanan yang diberikan untuk digunakan sebagai petunjuk bagi &#8220;supir&#8221; dalam melakukan perjalanan.</p>
<p>Untuk lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini :</p>
<p><img class="aligncenter" title="google maps" src="http://i684.photobucket.com/albums/vv207/galuh29/bibibi.jpg" alt="" width="448" height="336" /></p>
<ol>
<li>Pada bagian 1 itu merukapan form yang harus diisi kota asal dan kota tujuan.</li>
<li>Pada bagian 2 itu merupakan map perjalanan dari kota asal menuju kota tujuan.</li>
<li>Pada bagian 3 itu merupakan petunjuk perjalanan bagi supir dalam menempuh perjalanan dari kota asal menuju kota tujuan.</li>
</ol>
<p>Semoga bermanfaat!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/teknologi-internet/cek-rute-perjalanan-anda-dengan-google-maps/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kurikulum TIK Cenderung Membuat Peserta Didik Menjadi &#039;User&#039;</title>
		<link>http://educnology.web.id/pendidikan-tik/kurikulum-tik-cenderung-membuat-peserta-didik-menjadi-user/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/pendidikan-tik/kurikulum-tik-cenderung-membuat-peserta-didik-menjadi-user/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 00:51:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan TIK]]></category>
		<category><![CDATA[guru TIK]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan ilmu komputer]]></category>
		<category><![CDATA[tik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=579</guid>
		<description><![CDATA[Pelajaran TIK bisa dibilang sebagai mata pelajaran yang relatif baru yang pada tahun 2004 menjadi mata pelajaran wajib dipelajari peserta didik di sekolah. Pada mata pelajaran ini peserta didik mengenal, mempraktikan dan menguasai berbagai komponen dan kegunaan dari berbagai perangkat &#8230; <a href="http://educnology.web.id/pendidikan-tik/kurikulum-tik-cenderung-membuat-peserta-didik-menjadi-user/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://cs.upi.edu/v2/index.php?page=guru-tik/">Pelajaran TIK </a>bisa dibilang sebagai mata pelajaran yang relatif baru yang pada tahun 2004 menjadi mata pelajaran wajib dipelajari peserta didik di sekolah. Pada mata pelajaran ini peserta didik mengenal, mempraktikan dan menguasai berbagai komponen dan kegunaan dari berbagai perangkat teknologi informasi. Mata pelajaran TIK dimaksudkan untuk mempersiapkan kompetensi peserta didik di bidang <a href="http://cs.upi.edu">TIK </a>agar mampu menghadapi perkembangan <a href="http://cs.upi.edu">TIK </a>yang sedemikian berkembang pesat sehingga mereka mampu menghadapi tantangan global dan perubahan yang sangat cepat.<span id="more-579"></span></p>
<p>Mata pelajaran <a href="http://cs.upi.edu">Teknologi Informasi dan Komunikasi</a> pada jenjang SMA/MA mencakup penguasaan keterampilan komputer, prinsip kerja berbagai jenis peralatan<br />
komunikasi dan cara memperoleh, mengolah dan mengkomunikasikan informasi. Mata pelajaran ini merupakan kelanjutan dari pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang telah diperoleh pada jenjang SMP/MTs, sekaligus sebagai bekal bagi peserta didik untuk beradaptasi dengan dunia kerja dan perkembangan dunia termasuk pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.</p>
<p>Berdasarkan Standar Isi yang dikeluarkan Depdiknas untuk mata pelajaran <a href="http://cs.upi.edu">TIK</a>, tujuan dari pembelajaran <a href="http://cs.upi.edu">TIK </a>di SMA adalah sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Memahami teknologi informasi dan komunikasi.</li>
<li>Mengembangkan keterampilan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.</li>
<li>Mengembangkan sikap kritis, kreatif, apresiatif dan mandiri dalam pengunaan teknologi informasi dan komunikasi.</li>
<li>Menghargai karya cipta di bidang teknologi informasi dan komunikasi.</li>
</ol>
<p>Dan ruang lingkup kurikulum <a href="http://cs.upi.edu">TIK </a>untuk tingkat SMA adalah sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, memanipulasi dan menyajikan informasi.</li>
<li>Penggunaan alat bantu untuk memproses dan memindahkan data dari satu perangkat ke perangkat lain.</li>
</ol>
<p>Jika diuraikan lebih rinci mengenai kurikulum <a href="http://cs.upi.edu">TIK </a>yang sekarang sedang digunakan maka saya berpendapat bahwa kurikulum itu cenderung membuat peserta didik hanya menjadi &#8216;user&#8217; atau pengguna perangkat teknologi informasi dan komunikasi. Dalam pembelajaran yang dilakukan berdasarkan kurikulum tersebut siswa hanya belajar bagaimana cara menggunakan perangkat teknologi informasi dan komunikasi. Hal ini tercermin dari standar kompetensi yang diberlakukan dalam kurikulum itu yang lebih ke arah menggunakan. Contoh : Pada kelas X semester 2 ada standar kompetensi &#8220;menggunakan sistem operasi komputer&#8221;.</p>
<p>Alangkah lebih baik jika guru komputer atau guru <a href="http://cs.upi.edu">TIK </a>untuk lebih mengembangkan kurikulum ke arah pembelajaran yang bersifat mendesain teknologi informasi dan komunikasi. Misalkan, diperkenalkan bagaimana proses kerja komputer yang lebih detail, sehingga siswa menjadi lebih tahu bahwa komputer merupakan perangkat yang rumit tidak hanya sekedar &#8220;INPUT&#8211;PROSES&#8211;OUTPUT&#8221; atau bahkan siswa diajak untuk membuat semacam program-program kecil agar siswa menjadi lebih tahu bahwa software yang digunakan merupakan hasil kerja keras para programmer sehingga siswa lebih menghargai HAKI.</p>
<p>Bacaan lainnya :</p>
<ol>
<li><a href="http://cs.upi.edu/v2/index.php?page=guru-tik/">http://cs.upi.edu/v2/index.php?page=guru-tik/</a></li>
<li><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan_Ilmu_Komputer/http://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan_Ilmu_Komputer/">http://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan_Ilmu_Komputer/</a></li>
<li><a href="http://tsauri28.myhaley.com/blog/kemanakah-ruh-kurikulum-tik/">http://tsauri28.myhaley.com/blog/kemanakah-ruh-kurikulum-tik/</a></li>
<li><a href="http://ikhs.wordpress.com/2009/11/05/pendidikan-ilmu-komputer-up-mengawali-guru-tik-di-indonesia/">http://ikhs.wordpress.com/2009/11/05/pendidikan-ilmu-komputer-up-mengawali-guru-tik-di-indonesia/</a></li>
<li><a rel="nofollow" href="http://gurukomputer.web.id/2009/11/07/berkenalan-dengan-guru-tik-teknologi-informasi-dan-komunikasi-dan-pendidikan-ilmu-komputer/">http://gurukomputer.web.id/2009/11/07/berkenalan-dengan-guru-tik-teknologi-informasi-dan-komunikasi-dan-pendidikan-ilmu-komputer/</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/pendidikan-tik/kurikulum-tik-cenderung-membuat-peserta-didik-menjadi-user/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>CPNS &#039;Pasar&#039; Sensitif Bagi Universitas</title>
		<link>http://educnology.web.id/pendidikan-tik/cpns-pasar-sensitif-bagi-universitas/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/pendidikan-tik/cpns-pasar-sensitif-bagi-universitas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 23:31:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan TIK]]></category>
		<category><![CDATA[guru TIK]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan ilmu komputer]]></category>
		<category><![CDATA[tik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=562</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini di seantero Indonesia sedang dilakukan perekrutan CPNS baik untuk tingkat pusat maupun daerah. Yang mana sumber daya manusia yang direkrut dalam perekrtuan ini sebagian besar adalah luluan pendidikan tinggi. Mungkin dengan event inilah eksistensi universitas, sekolah tinggi, akademi &#8230; <a href="http://educnology.web.id/pendidikan-tik/cpns-pasar-sensitif-bagi-universitas/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir-akhir ini di seantero Indonesia sedang dilakukan perekrutan CPNS baik untuk tingkat pusat maupun daerah. Yang mana sumber daya manusia yang direkrut dalam perekrtuan ini sebagian besar adalah luluan pendidikan tinggi. Mungkin dengan event inilah eksistensi universitas, sekolah tinggi, akademi dan atau semacamnya untuk memasarkan lulusannya. Yang akan terjun bebas di dunia nyata dalam rangka pembangunan nasional.<span id="more-562"></span></p>
<p>Sebagai salah seorang alumni<a href="http://cs.upi.edu"> Pendidikan Ilmu Komputer UPI </a>yang dalam hal ini masyarakat terdekat dengan saya berpendapat saya adalah calon<a href="http://cs.upi.edu/v2/index.php?page=guru-tik"> guru komputer</a> menilai fenomena ini adalah sebuah momentum untuk membuktikan bahwa apa yang sudah saya dan kami sebagai alumni <a href="http://cs.upi.edu">Pendidikan Ilmu Komputer UPI </a>dengan apa yang telah  dapatkan di kampus melalui <a href="http://cs.upi.edu/v2/index.php?page=templates-and-stylesheets">kurikulum Pendidikan Ilmu Komputer </a>merupakan bekal yang cukup untuk berkontribusi melakukan pembangunan pendidikan di bidang <a href="http://cs.upi.edu">TIK</a>.</p>
<p>Kembali ke permasalahan,,,,,</p>
<p>Saya istilahkan dalam artikel ini bahwa CPNS merupakan &#8216;pasar&#8217; yang sensitif bagi perkembangan lembaga pendidikan tinggi karena beberapa alasan diantaranya :</p>
<ol>
<li>Sebagian besar SDM yang direkrut dalam pengangkatan CPNS adalah lulusan pendidikan tinggi, dengan demikian terjadi semacam kompetisi bagi lulusan pendidikan tinggi untuk dapat menempati kursi CPNS.</li>
<li>Bagi lembaga pendidikan tinggi jika banyak alumni dari pendidikan tinggi tersebut terserap menjadi CPNS maka saya jamin akan terjadi peningkatan yang signifikan terhadap peminat mahasiswa baru yang akan masuk ke lembaga pendidikan tinggi tersebut karena menurut pandangan saya masyarakat Indonesia lebih menyukai menjadi PNS ketimbang pegawai swasta&#8230; minimal di daerah yang alumninya banyak terserap menjadi CPNS.</li>
</ol>
<blockquote><p>Melalui artikel ini menghimbau kepada rekan-rekan alumni (yang sudah memiliki izasah) <a href="http://cs.upi.edu">Pendidikan Ilmu Komputer UPI</a> untuk segera mendaftar menjadi CPNS di masing-masing daerahnya. Adapun masalah diterima atau tidaknya itu urusan belakangan, setidaknya dengan mendaftar dan memberikan copy izasah kita telah melakukan sosialisasi program studi <a href="http://cs.upi.edu">Pendidikan Ilmu Komputer UPI</a></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/pendidikan-tik/cpns-pasar-sensitif-bagi-universitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Studi Komparasi Antara Hasil Pembelajaran Berbasis Komputer  Menggunakan Metode Cooperative Learning  Tipe Jigsaw dengan Metode Konvensional</title>
		<link>http://educnology.web.id/all-about-education/abstak-skripsi-pendidikan-ilmu-komputer-upi/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/all-about-education/abstak-skripsi-pendidikan-ilmu-komputer-upi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 01:42:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[All About Education]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan TIK]]></category>
		<category><![CDATA[cooperative learning]]></category>
		<category><![CDATA[email]]></category>
		<category><![CDATA[guru TIK]]></category>
		<category><![CDATA[jigsaw]]></category>
		<category><![CDATA[kelas]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan ilmu komputer]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=549</guid>
		<description><![CDATA[Judul Penelitian : &#8220;Studi Komparasi Antara Hasil Pembelajaran Berbasis Komputer Menggunakan Metode Cooperative Learning Tipe Jigsaw dengan Metode Konvensional&#8221;. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode komparasi dengan pendekatan kuantitatif. Data penelitian yang dikumpulkan melalui instrumen tes yang &#8230; <a href="http://educnology.web.id/all-about-education/abstak-skripsi-pendidikan-ilmu-komputer-upi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Penelitian : &#8220;Studi Komparasi Antara Hasil Pembelajaran Berbasis Komputer  Menggunakan Metode <em>Cooperative Learning</em>  Tipe Jigsaw dengan Metode Konvensional&#8221;.  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode komparasi dengan pendekatan kuantitatif. Data penelitian yang dikumpulkan melalui instrumen tes yang berbentuk tes uraian dan pengujian hipotesis dilakukan dengan uji T. Hipotesis uji (Ho) yaitu tidak ada perbedaan yang signifikan antara prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran <a href="http://cs.upi.edu/">Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)</a> yang menggunakan metode <em>cooperative learning</em> tipe jigsaw berbasis komputer dengan metode pembelajaran konvensional berbasis komputer dan hipotesis alternatif (Hi) terdapat perbedaan yang signifikan antara prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran <a href="http://cs.upi.edu/">Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)</a> yang menggunakan metode <em>cooperative learning</em> tipe jigsaw berbasis komputer dengan metode pembelajaran konvensional berbasis komputer.<span id="more-549"></span></p>
<p>Penelitian ini dilakukan pada sampel yang terdiri dari dua kelas yang masing-masing memiliki jumlah siswa sebanyak 39 orang. Selanjutnya kedua kelas tersebut diberikan pembelajaran TIK pada materi perangkat lunak pengolah angka dengan menggunakan metode konvensional di kelas X-B dan metode <em>cooperative learning</em> tipe jigsaw di kelas X-E.</p>
<p>Adapun pengujian hipotesis dilakukan dengan mengkomparasikan nilai prestasi kedua kelas tersebut. Dari penelitian ini didapat data bahwa nilai rata-rata kelas konvensional sebesar 135,64 dan rata-rata kelas jigsaw  sebesar 164,41. Setelah dilakukan uji T dengan nilai Thitung sebesar 2,972 dan Ttabel pada  nilai alpha 0,01 adalah 2,625. Dengan demikian dapat dibuat keputusan bahwa hipotesis uji (Ho) ditolak dan (Hi) diterima. Artinya,  terdapat perbedaan yang signifikan antara prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran TIK yang menggunakan metode <em>cooperative learning</em> tipe jigsaw berbasis komputer dengan metode konvensional berbasis komputer.</p>
<p><strong>English Version :</strong></p>
<p><em>Title of research: &#8220;Comparative Study of Results of Computer Based Learning Using Cooperative Learning Method Type Jigsaw with Conventional Method&#8221;. </em><em>Research methods used in this research is the comparison method with quantitative approach. Research data collected through the test instrument in the test descriptions</em><em>. Hypothesis was tested by using T test. Hypothetical test (H<sub>0</sub>) there are no significant differences between student achievement in the subject TIK using the cooperative learning computer based method jigsaw type with conventional computer based method and hypothetical alternative (H<sub>1</sub>) that there are significant differences between student achievement in the subject TIK using the method cooperative learning computer based method jigsaw type with conventional computer based method of learning. </em><em>Research was conducted on a sample consisting of two classes that each have 39 students. Then the class is given at TIK learning materials software processing a number of conventional computer based method in the class X-B and cooperative learning computer based method jigsaw type</em><em> in the class X-E. The hypothetical test is done by comparing the value of achievement is the classes. Gained from this research data that the average value of 135.64 conventional class and the average value of 164.41 Jigsaw class. After the T test is done with the Tvalue is 2.972 and on Ttable α = 0.01 is 2.625. The decision can be made that the hypothetical test (H<sub>0</sub>) and declined hypothetical alternative (H<sub>1</sub>) is accepted. This means there are significant differences between student achievement in the subject TIK using the method cooperative learning computer based method jigsaw type with conventional computer based method of learning</em><em>.</em></p>
<h2><strong>Untuk mendownload jurnal penelitian ini silakan klik <a href="http://educnology.web.id/jurnal_S1.pdf">jurnal</a></strong></h2>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/all-about-education/abstak-skripsi-pendidikan-ilmu-komputer-upi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

