<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Catatan Guru Komputer &#187; Fenomena</title>
	<atom:link href="http://educnology.web.id/category/fenomena/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://educnology.web.id</link>
	<description>Lecturer, Researcher, Teacher</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Jan 2012 02:12:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Blackberry = Golok</title>
		<link>http://educnology.web.id/fenomena/blackberry-golok/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/fenomena/blackberry-golok/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Jan 2011 13:05:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[blackberry]]></category>
		<category><![CDATA[blokir]]></category>
		<category><![CDATA[blokir situs porno]]></category>
		<category><![CDATA[porno]]></category>
		<category><![CDATA[RIM]]></category>
		<category><![CDATA[tifsembiring]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=833</guid>
		<description><![CDATA[Sudah hampir dua minggu, negara kita dihebohkan dengan adanya pernyataan @tifsembiring mengenai rencana pemblokiran akses browsing dari perangkat blackberry. Otomatis publik terbagi menjadi dua ada yang pro dan ada yang kontra. Tif, beralasan bahwa RIM (produsen blackberry) sudah terlalu banyak &#8230; <a href="http://educnology.web.id/fenomena/blackberry-golok/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah hampir dua minggu, negara kita dihebohkan dengan adanya pernyataan <a href="http://twitter.com/tifsembiring">@tifsembiring</a> mengenai rencana pemblokiran akses browsing dari perangkat blackberry. Otomatis publik terbagi menjadi dua ada yang pro dan ada yang kontra.</p>
<p>Tif, beralasan bahwa RIM (produsen blackberry) sudah terlalu banyak meraup keuntungan dari Indonesia dengan pendapatan yang cukup besar karena memang pengguna blackberry tiap tahun terus bertambah. Dengan pendapatan sebesar itu negara tidak mendapatkan pajak darinya. Disisi lain, selama ini blackberry tidak membangun infrastruktur di Indonesia karena memang teknologi RIM bisa dikatakan hanya nebeng infratruktur dari provider lokal kemudian diteruskan ke data center di Kanada.<span id="more-833"></span></p>
<p>Dengan alasan seperti itu, menurut saya tindakan pemerintan tersebut cukup logis. Karena RIM mendapatkan pendapatan yang tidak sedikit dari pengguna blackberry di Indonesia tapi dia hanya &#8216;nebeng&#8217; infrastukur kepada provider lokal kita. Ya, enak di RIM dong menurut saya. Mereka mendapatkan pasive income dari Indonesia, sementara mereka tidak menanamkan modalnya di Indonesia.</p>
<p>OKE, untuk masalah pendapatan RIM dari Indonesia saya cukupkan segitu. Tapi, mungkin pembaca sekalian merasa bingung. Apa hubungan antara judul dengan isi tulisan ini. OKE, dibawah adalah inti bahasan dari tulisan ini.</p>
<p>Tidak hanya alasan diatas Tif melakukan ancaman kepada RIM, salah satu alasan lain (yang menurut saya) agak LUCU. (sengaja saya buat huruf kapital semua kata LUCU-nya) adalah alasan tentang pembatasan akses konten-konten porno.  Kenapa saya bilang LUCU??</p>
<p>Oke, mungkin pembaca semua sepakat bahwa kita tidak boleh menyalahgunakan teknologi untuk hal-hal yang kurang baik, terutama bagi anak kecil dan remaja adalah mengakses konten porno. Namun, saya berpendapat bahwa teknologi seperti (internet, komputer, kamera, HP, bluetooth sampai blackberry) itu hanya merupakan sebuah alat atau dalam bahasa Inggrisnya &#8216;tools&#8217; dimana alat tersebut digunakan oleh manusia untuk keperluan masing-masing. Sama seperti golok, golok akan bermanfaat bagi petani untuk menggarap sawah, tapi golok akan menjadi mudzarat jika dipakai oleh bangsat untuk membacok orang. Begitupun blackberry.</p>
<p>Pernah ada razia HP di sebuah SMP. Disana seluruh HP yang dapat menyimpan dokumen multimedia baik gambar, suara atau video di periksa oleh gurunya. Apabila ketahuan menyimpan file yang tidak sepantasnya mereka miliki kemudian di berikan hukuman. Dan, hanya itu yang dilakukan tanpa memberikan arahan bagaimana menggunkan teknologi dengan baik kepada mereka. (Dimana unsur edukasinya??)</p>
<p>Disini saya ingin mengatakan bahwa, untuk urusan yang satu ini (porno) hendaknya pemerintah dalam hal ini pendidikan untuk memperhatikan bagaimana cara meng-edukasi masyarakat dalam hal penggunaan teknologi yang baik, yang bijak, yang sesuai aturan. Sehingga ketergunaan teknologi ini tepat sesuai dengan fungsi dan kegunaan teknologi tersebut.</p>
<p>Jadi, blackberry = golok.</p>
<p>Sekian, semoga berkenan&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/fenomena/blackberry-golok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>national.is.me</title>
		<link>http://educnology.web.id/fenomena/national-is-me/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/fenomena/national-is-me/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Jan 2011 01:46:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[national.is.me]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[timnas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=828</guid>
		<description><![CDATA[Setidaknya pada saat tulian ini di buat sudah 2 minggu berlalu event Piala AFF berakhir. Pada saat event itu bergulir saya sebagai warga Indonesia yang tinggal di Jogjakarta ikut memeriahkan event tersebut yang pada saat itu perjalanan Timnas Indonesia sangat &#8230; <a href="http://educnology.web.id/fenomena/national-is-me/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://2.bp.blogspot.com/_m9XW9peH5vY/TRmpzkB0d4I/AAAAAAAAAzM/i-QEChN_jaA/s400/Garuda%2Bdi%2Bdadaku.jpg" alt="" width="302" height="195" />Setidaknya pada saat tulian ini di buat sudah 2 minggu berlalu event Piala AFF berakhir. Pada saat event itu bergulir saya sebagai warga Indonesia yang tinggal di Jogjakarta ikut memeriahkan event tersebut yang pada saat itu perjalanan Timnas Indonesia sangat mulus dalam perjalananya menuju Final.<span id="more-828"></span></p>
<p>Tidak hanya itu, saya mencoba memperhatikan dari segi sosial tentang pergelaran itu. Mungkin Anda (pembaca) juga memperhatikan. Bahwa pada saat itu, bangsa Indonesia seolah bersatu dan mendukung Timnas dengan berbagai cara. Memberi dukungan ke stadion adalah salah satu cara mereka menunjukan national.is.me-nya, Bahkan, mereka orang luar kota Jakarta yang memiliki waktu yang lebih banyak, rela mengorbankan waktu, tenaga dan materinya demi berangkat ke Jakarta dan mendukung Timnas.</p>
<p>Sementara disisi lain bumi nusantara ini, banyak warga Indonesia (termasuk saya) memburu kaos &#8216;garuda didadaku&#8217; baik kaos resmi dari sponsor Timnas maupun kaos yang &#8216;abal-abal&#8217;, yang penting mereka mengenakan garuda didadanya. Ya, bagi para penjual pernak-pernik seputar timnas sih ini adalah panen raya.</p>
<p>Dalam hati saya terbesit &#8216;Oh indahnya jika Indonesia terus seperti ini&#8217;, &#8220;SATU&#8221;. Tidak ada hitam, tidak ada putih, biru, kuning, hijau dan sekat lainya yang membedakan. Ya, meskipun pada saat itu ada oknum-oknum yang sedikit mempolitisasi event tersebut. Semua satu, semua &#8220;garuda didadaku&#8221;. Bahkan pengalaman saya menonton bareng pertandingan di salah satu tempat futsal di kota Jogja, pada saat mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya, semua penonton berdiri sambil mengepalkan tangan ke atas dan turus serta menyanyikan Indonesia Raya. Sungguh ini adalah pengalaman saya yang sangat menarik, ya, meskipun hanya bisa menonton melalui layar. Sungguh saya sanggat merasakan jiwa national.is.me yang merasuk pada seluruh rakyat Indonesia.</p>
<p>Dari fenomena tersebut, mungkin saya bisa menyimpulkan bahwa kita, kita Indonesia sebenarnya memiliki rasa national.is.me, rasa kesatuan bahwa kita itu INDONESIA yang sangat tinggi. Namun, hal tersebut masih harus dipompa dan salah satu pompa yang efektif adalah &#8216;memerangi&#8217; <em>common enemy</em>, yang pada saaat pertandingan AFF <em>common enemy </em>dari Indonesia adalah lawan Timnas pada saat pertandingan tersebut.</p>
<p>Sekarang, setelah perhelatan tersebut berakhir, hendaknya kita harus selalu menumbuhkan national.is.me pada diri kita, karena masih banyak <em>common enemy </em>yang harus kita basmi diantaranya orang-orang semacam gayus, aparat negara yang memimpin ;seenake dewek&#8217;, kemiskinan, kebodohan dan <em>common enemy </em>lainya.<em><br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/fenomena/national-is-me/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dokumen Digital dan Keamannya</title>
		<link>http://educnology.web.id/fenomena/dokumen-digital-dan-keamannya/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/fenomena/dokumen-digital-dan-keamannya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jun 2010 13:53:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Internet]]></category>
		<category><![CDATA[data]]></category>
		<category><![CDATA[email]]></category>
		<category><![CDATA[enkripsi]]></category>
		<category><![CDATA[informasi]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[internet banking]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan data]]></category>
		<category><![CDATA[sistem]]></category>
		<category><![CDATA[ssh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=701</guid>
		<description><![CDATA[Dewasa ini, manusia dalam kehidupan sehari-harinya dimudahkan adanya kemajuan teknologi, terutama kemudahan dibidang informasi dan komunikasi yang sangat dibantu oleh teknologi informasi dan komunikasi yang ada. Namun, seiring dengan berkembangnya TIK yang dapat membantu manusia dalam berkomunikasi, maka berkembang pula &#8230; <a href="http://educnology.web.id/fenomena/dokumen-digital-dan-keamannya/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dewasa ini, manusia dalam kehidupan sehari-harinya dimudahkan adanya kemajuan teknologi, terutama kemudahan dibidang informasi dan komunikasi yang sangat dibantu oleh teknologi informasi dan komunikasi yang ada.</p>
<p>Namun, seiring dengan berkembangnya TIK yang dapat membantu manusia dalam berkomunikasi, maka berkembang pula media dan kontent yang dapat kita kirim dan kita terima dalam prses komunikasi tersebut. Secara umum, konten informasi atau yang sering kita sebut sebagai data yang dikirimkan melalui media TIK antara lain dokumen, foto atau gambar, musik dan bahkan audio visual seperti video.<span id="more-701"></span></p>
<p>Nah, dengan dua perkembangan tersebut (perkembangan konten dan perkembangan media) maka masalah selanjutnya yang dihadapi pengguna teknologi tersebut adalah masalah keamanan data. Karena melalui media internet yang kita ketahui siapapun bisa mengaksesnya secara bebas, maka keamanan data yang kita kirim dan terima harus memiliki semacam &#8216;pengawalan&#8217; atau <em>guard</em> agar data yang kita kirimkan dapat sampai dengan &#8216;selamat&#8217; kepada penerimanya. Maksud &#8216;selamat&#8217; dalam kalimat sebelumnya adalah datanya utuh, tidak diubah-ubah oleh orang yang tidak berhak dan juga tidak bisa dibaca bahkan di salin oleh orang yang tidak berhak. Dari uraian ini, maka keamanan data adalah isu yang penting untuk kita angkat karena tidak jarang data yang kita kirimkan melalui media internet adalah data yang bersifat rahasia baik rahasia perusahaan/instansi kita maupun rahasia pribadi kita masing-masing.</p>
<p>Mengutip dari presentasi oleh <a href="http://rootbrain.com">Josua M. Sinambela</a> dalam acara <a href="http://puskom.ugm.ac.id/openhouse">Seminar Nasional &#8220;Keamanan Jaringan dan Komunikasi Data&#8221;</a> di <a href="http://ugm.ac.id">Universitas Gadjah Mada</a>. Beliau menyampaikan presentasi yang intinya bahwa keamanan informasi adalah proses yang sirkuler yang diawali dengan Prevention (pencegahan), Protection (perlindungan), Detection (Deteksi) dan Response (Respon). Berikut merupakan gambaran proses keamanan informasi menurut <a href="http://rootbrain.com">Josua M. Sinambela</a> :</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://educnology.web.id/wp-content/uploads/2010/06/keamanan.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-704" title="keamanan" src="http://educnology.web.id/wp-content/uploads/2010/06/keamanan.jpg" alt="" width="448" height="336" /></a>Sumber : <a href="http://puskom.ugm.ac.id/openhouse/materi/Computer%20Security-Josua-M-Sinambela.pdf">Presentasi Josua M. Sinambela dalam Seminar Nasional &#8220;Keamanan Jaringan dan Komunikasi Data&#8221; UGM 15 Juni 2010</a></p>
<p style="text-align: left;">Karena keamanan informasi adalah hal yang sangat krusial (penting), maka keamanan informasi adalah suatu keharusan dari sistem. Maksudnya adalah, jika kita sebagai pengembang sistem informasi, maka disamping fitur-fitur yang dibutuhkan oleh user sebagai pengguna sistem informasi tersebut kita juga perlu memperhatikan kebutuhan dari data dan informasi yaitu berupa keamanan data dan informasi yang diolah oleh sistem informasi tersebut. Maka dengan demikian, keamanan informasi adalah suatu keharusan, bukan hanya sebagai fitur.</p>
<p style="text-align: left;">Mengingat pentingnya sebuah sistem yang aman maka biasanya pengembang dan pengguna sistem mengamankan informasi dari sistem tersebut melalui 4 tahapan yaitu :</p>
<ol>
<li>Fisik (<em>physical security</em>), keamanan tahapan ini adalah keamanan fisik yang cenderung ke arah keamanan <em>hardware</em> dari sistem informasi tersebut. Contohnya adalah menyimpan server di tempat yang aman (kalau perlu dijaga oleh penjaga) dan yang memiliki suhu udara yang stabil agar server dapat bekerja dengan maksimal.</li>
<li>Manusia (<em>personal security</em>), keamanan ini cenderung ke arah siapa saja yang bisa mengakses informasi tersebut dalam hal ini ada user previlege di sistem informasi tesebut. Dan juga siapa saja yang memiliki akses ke ruang server tersebut.</li>
<li>Data, media dan teknik, pada tahapan ini menitikberatkan kepada keamaman teknis bagaimana data tersebut disimpan dan media yang digunakan untuk mengirim data tersebut ke tempat lain. Dalam hal ini kita biasanya menggunakan teknik keamanan seperti enkripsi data, penggunaan ssh untuk mentransfer informasi tersebut melalui internet dan berbagai teknik lain yang bisa kita gunakan. Nah, biasanya tahapan ini dipelajari di kampus-kampus melalui mata kuliah keamanan data dan jaringan.</li>
<li>Kebijakan dan Prosedur. Nah pada tahapan ini adalah cenderung kearah pembuatan standar operasional prosedur dari instansi atau perusahaan dalam menggunakan sistem tersebut. Biasanya bagian divisi IT mengembangkan SOP dalam penggunaan sistem informasi dan harus dijalankan oleh seluruh karyawan agar sistem tersebut aman. Seaman apapun sistem informasi dengan teknik enkripsi 512bit sekalipun jika tidak didukung oleh SOP yang baik maka sistem tersebut masih dikatakan ada hole-nya yang bisa dimasuki oleh hacker.</li>
</ol>
<p style="text-align: center;"><a href="http://educnology.web.id/wp-content/uploads/2010/06/lapisan_keamanan.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-709" title="lapisan_keamanan" src="http://educnology.web.id/wp-content/uploads/2010/06/lapisan_keamanan.jpg" alt="" width="446" height="336" /></a>Sumber : <a href="http://puskom.ugm.ac.id/openhouse/materi/Computer%20Security-Josua-M-Sinambela.pdf">Presentasi Josua M. Sinambela dalam Seminar Nasional &#8220;Keamanan  Jaringan dan Komunikasi Data&#8221; UGM 15 Juni 2010</a></p>
<p style="text-align: left;">Nah, dari uraian diatas maka keamanan informasi dan komunikasi data adalah hal yang sangat harus diperhatikan baik oleh pengembang sistem, ISP, pengguna dan semua orang yang biasa menggunakan media internet untuk melakukan komunikasi dan berkirim data apalagi data yang dikirim memiliki tingkat sensitifitas yang tinggi.</p>
<p style="text-align: left;">Sebagai penutup, saya ingin memberi tips agar keamanan data penting kita yang tersimpan di internet tersimpan dengan aman :</p>
<ol>
<li>Jika kita memiliki <em>account </em>internet banking, jangan melakukan transaksi e-banking di komputer umum (warnet).</li>
<li>Untuk melakukan login ke situs-situs sebaiknya menggunakan https agar komunikasi komputer kita dengan server website tersebut dienkripsi (jika website tersebut mendukung https)</li>
<li>Apabila kita diharuskan mengirim data-data penting melalui internet sebaiknya dilakukan enkrispi terlebih dahulu dan dikirim melalui email (jangan melalui situs-situs penyimpan file seperti raphidshare dan kawan-kawan.</li>
<li>Kita bisa menggunakan google docs untuk berbagi data dengan rekan-rekan secara <em>real time</em>.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/fenomena/dokumen-digital-dan-keamannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Main-main dengan Internet.</title>
		<link>http://educnology.web.id/fenomena/jangan-main-main-dengan-internet/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/fenomena/jangan-main-main-dengan-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 11:47:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan TIK]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Internet]]></category>
		<category><![CDATA[etika]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=688</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini, 8 Juni 2010. Ini adalah tulisan pertama saya yang saya tulis di yogyakarta. Setelah sekian lama vakum nulis di blog karena berbagai kesibukan yang harus saya jalani akhir-akhir ini. Tapi bukan tentang saya sibuk yang akan dibahas di &#8230; <a href="http://educnology.web.id/fenomena/jangan-main-main-dengan-internet/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini, 8 Juni 2010. Ini adalah tulisan pertama saya yang saya tulis di yogyakarta. Setelah sekian lama vakum nulis di blog karena berbagai kesibukan yang harus saya jalani akhir-akhir ini. Tapi bukan tentang saya sibuk yang akan dibahas di tulisan ini.</p>
<p>Satu minggu kebelakang, media cetak, televisi, radio dan terlebih media internet digegerkan dengan beredarnya video yang tidak layak ditonton oleh anak kecil alias video porno dari sepasang kekasih selebritis Indonesia A dan LM. Belum berita video A dan LM mereda kembali beredar video porno yang kali ini masih dari A namun pasangan wanitanya bukan LM melainkan CT.<span id="more-688"></span></p>
<p>Ada apa gerangan dengan pemanfaatan internet di Indonesia? Pertanyaan ini muncul di benak saya dalam melihat fenomena internet di Indonesia akhir-akhir ini. Apakah moral bangsa ini menjadi terjun bebas gara-gara teknologi atau seperti apa, saya masih belum bisa menyimpulkannya.</p>
<p>Internet, jika kita membaca dan mendengar kata itu pikiran kita akan langsung tertuju pada komputer dan informasi. ya, informasi karena dengan internet semua informasi (yang baik dan yang buruk) tersebar ke seluruh dunia secara cepat. Ya benar,, CEPAT. Coba Anda bayangkan, ketika Anda menuliskan status facebook misalnya atau twitter maka ketika Anda memposting status tersebut secara langsung Anda memberi tahu dunia bahwa Anda sudah menuliskan status itu. Tidak hanya facebook dan twitter banyak fasilitas yang lain yang bisa digunakan. Intinya, ketika Anda memposting sesuatu ke internet (dengan layanan apapun) maka secara langsung Anda sudah mendokumentasikan postingan tersebut dan boleh jadi bisa diakses di seluruh dunia.</p>
<p>Oleh karena itu, karena internet adalah bersifat global maka kita dituntut untuk menggunakannya searif dan sebijaksana mungkin. Karena sesuatu yang Anda masukan mungkin akan berpengaruh terhadap orang lain terlebih jika isi postingan itu mengandung hal-hal yang dianggap kurang baik oleh masyarakat kebanyakannya. Oleh karena itu, jika Anda berniat memasukan sesuatu ke internet yang dinilai kurang baik hendaknya Anda memikirkannya masak-masak.</p>
<p>Melalui ini saya mengajak kepada pembaca sekalian marilah kita lebih bijak dalam menggunakan teknologi yang sudah diciptakan oleh orang-orang pintar untuk membantu pekerjaan manusia agar lebih mudah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/fenomena/jangan-main-main-dengan-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Status Facebook-mu Jenisnya Apa?</title>
		<link>http://educnology.web.id/fenomena/status-facebook-jenisnya-apa/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/fenomena/status-facebook-jenisnya-apa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2010 04:48:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Internet]]></category>
		<category><![CDATA[alay]]></category>
		<category><![CDATA[email]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=675</guid>
		<description><![CDATA[Sesungguhnya mulut mu adalah harimau mu, ini kata orang bukan kata saya. Kalo kata saya di jaman yang katanya modern ini postingan mu harimau mu. Ngerti ngga?. Maksud saya kalo dulu manusia saling berhubungan satu sama lain melalui mulut secara &#8230; <a href="http://educnology.web.id/fenomena/status-facebook-jenisnya-apa/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sesungguhnya mulut mu adalah harimau mu, ini kata orang bukan kata saya. Kalo kata saya di jaman yang katanya modern ini postingan mu harimau mu. Ngerti ngga?.</p>
<p>Maksud saya kalo dulu manusia saling berhubungan satu sama lain melalui mulut secara langsung atau tidak langsung (seperti telepon), maka mulut mu harimau mu adalah peribahasa yang cocok untuk menggambarkan bahwa kita harus berhati-hati dalam berucap.</p>
<p>Namun saat ini, seiring dengan perkembangan teknologi, manusia bisa saling berhubungan hanya lewat tulisan (SMS, email, wall facebook, twitter dan lain-lain). Maka peribahasa tersebut harus mengalami sedikit revisi menjadi &#8220;<strong>postingan mu harimau mu&#8221;. </strong>Banyak contoh kasus yang dapat kita ambil yang menjadi pelajaran bagi kita betapa harus hati-hati kita dalam memposting sesuatu di internet.<span id="more-675"></span>Baik, untuk tulisan kali ini saya akan membahas mengenai tipe-tipe orang dalam memposting status facebooknya. Memang masalah ini sudah banyak orang yang&nbsp; membahasnya baik melalui blog atau pun melalui forum-forum diskusi di internet. Tapi saya tertarik untuk menuliskannya sebagai sebuah kampanye <em><strong>&#8220;be positive at status facebook&#8221;</strong></em></p>
<ol>
<li><strong>Status spam</strong>, saya tulis spam karena dia selalu mengupdate status facebooknya hampir setiap dia bernafas, sehingga membuat time line teman-temannya menjadi penuh dengan status dia. Ditambah lagi status-statusnya itu bisa dibilang <em>ngga penting. </em>Contoh : &#8220;Lagi makan di McD nih&#8221; beberapa saat kemudian &#8220;Antri di 21 panjang banget&#8221; bla bla bla dan bla bla bla&#8230;. Kalo saya mempunyai teman seperti ini biasanya saya hide statusnya.</li>
<li><strong>Status melankolis, </strong>biasanya berisi curhatan dia di statusnya dan berharap dikomentari oleh orang-orang atau hanya menge;uarkan unek-uneknya di status. Ini salah satu jenis status facebook yang saya tidak suka. Karena sepertinya dia berpikir bahwa masalahnya itu masalah yang paling berat dan rumit (orang lain juga sama hey, punya masalah). Contoh : &#8220;Padahal kamu adalah orang yang terbaik bagi ku, kenapa kamu ninggalin aku hingga aku seperti ini&#8221;</li>
<li><strong>Status ngeluh, </strong>sama seperti status melankolis namun status jenis ini kata-katanya sedikit kasar. Contoh : &#8220;Aaaargh ujan, padahal baru nyuci mobil..sialan. .!!&#8221; (Padahal hujan itu rejeki, kok sialan sih!).</li>
<li><strong>Status Sombong, </strong>biasanya memamerkan kegiatan yang orang lain tidak bisa melakukannya atau memiliki barang yang orang lain tidak bisa memilikinya.&nbsp; Kalo statusnya kelewat sombong atau menjurus ke takabur biasanya langsung saya delete dari friends listnya. Contoh : &#8220;OTW ke paris!&#8221; atau &#8220;Ninja 250R ku saatnya kamu mandi setelah saya tunggangi seharian ini&#8221;.</li>
<li><strong>Status Puitis, </strong>dari namanya udah jelas, yang ditulis di status itu kata-kata mutiara yang ngga jelas? dan biasanya bikin kita terharu. Saya biasanya termasuk golongan status ini, namun kata mutiara yang dituliskan itu kata mutiara penyemangat bukan tentang cinta dan sebagainya. Contoh : &#8220;Cinta adalah kekuatan yang membuat kita masih bisa bernafas hingga saat ini&#8221;.</li>
<li><strong>Status English, </strong>dari namanya status ini menggunakan bahasa inggris, saya terkadang menggunakan status ini jika saya baru menbaca quote orang-orang terkenal sehingga saya tertarik untuk menuliskannya. Contoh : &#8220;<em><span>life is not about waiting for the storm to  pass, but it&#8217;s about learning to dance in the rain&#8221;.</span></em></li>
<li><span><strong>Status Lebay atau bisa juga Alay, </strong>ini jenis status yang paling saya tidak sukai. Menggunakan bahasa Indonesia yang salah dan sedikit nyeleneh. Contoh : &#8220;</span>met moulnin all.. pagiiieh yg cewrah… xixiixi&#8221;, &#8220;DucH Gw4 5aYan9 b6t s4ma Lo..7aNgaN tin69aL!n akYu ya B3!bh..!&#8221;,</li>
<li><strong>Status Sok Artis, </strong>jenis ini adalah jenis status yang meresa dirinya artis padahal bukan. Contoh : &#8220;duwh… sesi pemotretan lagi! cape…&#8221;</li>
<li><strong>Status informasi, </strong>Biasanya status ini menuliskan berita yang sedang hot di televisi. Kalau saya pikir sih ngga apa-apa dengan statusn ini, namun harus dengan sumber yang jelas informasinya. Contoh : &#8220;SBY akan membuka kongres sepak bola nasional di Malang sumber : Kompas.com&#8221;</li>
<li><strong>Status bioskop</strong>, biasanya tujuannya adalah memamerkan bahwa dirinya sudah menonton film yang orang lain belum tentu sudah menontonya dan ditambah dengan komentar dia tentang film tersebut. Contoh : &#8220;HOW  TO TRAIN YOUR DRAGON mantabb pisan euy!!&#8221;</li>
<li><strong>Status dagang</strong>, status ini biasanya menawarkan barang kepada temen-temennya agar membelinya. Contoh : &#8220;Dijual laptop ACER 4520 2GB 160GB, 14 inch dll dll&#8221; biasanya dikomentari :up :up :up :up =)</li>
<li><strong>Status hidden message, </strong>status ini biasanya dituliskan dengan menghilangkan sebagian huruf dengan ****. Contoh : &#8220;For you my M***, I can’ t live without you..you are my bla bla bla..&#8221;</li>
</ol>
<p>Melalui tulisan ini, marilah kita berpositif dalam menggunakan sarana internet :</p>
<ol>
<li>Jangan mengeluh,</li>
<li>Jangan menyerang pihak lain,</li>
<li>Kalo bisa status facebook itu berisi informasi, joke, kata kata penyemangat dan lain-lain.</li>
<li>Dan lain-lain, dan lain-lain</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/fenomena/status-facebook-jenisnya-apa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

