<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Catatan Guru Komputer &#187; Aktifitas</title>
	<atom:link href="http://educnology.web.id/category/aktifitas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://educnology.web.id</link>
	<description>Lecturer, Researcher, Teacher</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Jul 2010 16:55:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Mari Ber-internet Sehat</title>
		<link>http://educnology.web.id/aktifitas/mari-ber-internet-sehat/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/aktifitas/mari-ber-internet-sehat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 06:24:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktifitas]]></category>
		<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan TIK]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Internet]]></category>
		<category><![CDATA[alay]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan ilmu komputer]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>
		<category><![CDATA[social networking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=662</guid>
		<description><![CDATA[Teknologi internet saat ini mengalami penetrasi yang sangat tinggi di kalangan masyarakat. Terbukti dengan semakin bertambahnya pengguna internet. Dengan adanya fenomena tersebut maka internet saat ini menjadi sarana umum yang efektif untuk publikasi yang biasa digunakan oleh masyarakat mulai dari &#8230; <a href="http://educnology.web.id/aktifitas/mari-ber-internet-sehat/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teknologi internet saat ini mengalami penetrasi yang sangat tinggi di kalangan masyarakat. Terbukti dengan semakin bertambahnya pengguna internet. Dengan adanya fenomena tersebut maka internet saat ini menjadi sarana umum yang efektif untuk publikasi yang biasa digunakan oleh masyarakat mulai dari anak-anak, remaja, sampai orang tua. Mulai dari kalangan masyarakat bawah sampai kalangan terpelajar seperti mahasiswa, dosen dan sebagainya. <span id="more-662"></span></p>
<p>Beberapa layanan internet yang menjadikan internet sebagai sarana umum adalah dengan adanya social networking, yang menjadikan kita seolah ditelanjangi oleh internet. Karena dengan social networking seseorang dapat dicari identitasnya, akfititasnya dan lain-lain.</p>
<p>Karena segala aktifitas dan identitas kita terpublikasikan di internet melalui social networking, maka kita harus memperhatikan apa yang akan kita masukan. Karena kalo dulu ada peribahasa yang menyebutkan bahwa &#8220;Anda adalah apa yang Anda katakan&#8221;, saat ini dengan adanya social networking peribahasa itu di revisi menjadi &#8220;Anda adalah apa yang Anda tuliskan di internet&#8221;.</p>
<p>Saat ini pemerintah sedang menggodok undang-undang konten multimedia di internet, yang banyak mengalami penolakan dari berbagai pihak. Mungkin, pemerintah sudah memperhatikan bahwa aktifitas ber-internet masyarakat Indonesia sudah diambang batas kewajaran, terbukti dengan semakin banyaknya kasus yang melibatkan banyak pihak yang melibatkan fasilitas internet.</p>
<p>Jadi, jika kita menolak rancangan undang-undang tersebut maka marilah kita semua mengaca diri dan mencoba menerapkan &#8220;ber-interet sehat&#8221;.</p>
<p>Karena konten yang kita publikasikan di internet baik melalui social networking atau pun blog akan dibaca oleh orang lain yang mungkin saja tidak kita kenali. Jika konten tersebut &#8220;sehat&#8221;, maka orang yang membaca konten kita akan memandang kita sehat. Namun sebaliknya, jika konten yang kita masukan &#8220;sakit&#8221;, maka orang akan memandang kita sakit.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/aktifitas/mari-ber-internet-sehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Kita Sulit Membuat Perencanaan</title>
		<link>http://educnology.web.id/aktifitas/mengapa-kita-sulit-membuat-perencanaan/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/aktifitas/mengapa-kita-sulit-membuat-perencanaan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 13:25:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktifitas]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=648</guid>
		<description><![CDATA[Setiap orang pasti punya tujuan tertentu yang ingin diraih dalam hidup ini. Ada cita-cita seumur hidup, ada target-terget jangka pendek dan jangka panjang. Lalu, bagaimana cara untuk mencapainya? Tidak perlu khawatir, karena secara alamiah sebenarnya kita dilengkapi dengan mekanisme untuk &#8230; <a href="http://educnology.web.id/aktifitas/mengapa-kita-sulit-membuat-perencanaan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap orang pasti punya tujuan tertentu yang ingin diraih dalam hidup ini. Ada cita-cita seumur hidup, ada target-terget jangka pendek dan jangka panjang. Lalu, bagaimana cara untuk mencapainya? Tidak perlu khawatir, karena secara alamiah sebenarnya kita dilengkapi dengan mekanisme untuk berpikir dan menggunakan akal budi kita. Bayangkan jika kita mau memetik mangga yang pohonnya tinggi. Apakah kita akan terus duduk dibawah pohon dan menunggu kapan mangga itu akan jatuh.</p>
<p>Tentu tidak kan, tapi kita akan melihat sekeliling, mencari bangku, tangga atau tongkat untuk mengambil mangga itu. Bahkan kalau perlu, kita bisa melemparinya dengan batu. Sederhana sekali bukan? Secara spontan akal kita akan bekerja dan mengatur perencanaan. Ada koordinasi yang baik dari kemauan, pikiran, perasaan juga tubuh kita. Untuk tingkat yang lebih dalam lagi adalah suara batin, keyakinan atau keimanan kita juga turut berperan.<span id="more-648"></span></p>
<p>Dalam dunia nyata, banyak pekerja atau pelaku bisnis yang melakukan sesuatu hanya berdasarkan situasi atau kebiasaan saja. Sering kali mereka terjebak dalam kondisi rutinitas. Atau sebaliknya jika terlalu menekankan pada perasaan, kita cenderung mengalir mengikuti <em>feeling </em>dan situasi dan mengabaikan pikiran kita dalam membuat perencanaan. Bahkan lebih ironis, kita bisa saja tidak mengerjakan rencana sendiri, tapi sibuk mengerjakan rencana orang lain. Hal itulah yang membuat kita sendiri gagal dan kehilangan peluang.</p>
<p><strong>Adapun beberapa penyebab sulitnya membuat perencanaan :</strong></p>
<ol>
<li><strong>Tidak punya tujuan yang jelas</strong><em><strong>.</strong> Life is an easy going</em>. Hidup santai dan seadanya. Jika sikap kita hanya seperti itu, kita akan merasa malas membuat tujuan dan perencanaan. Karena itu memerlukan waktu, tenaga, pikiran bahkan biaya yang mungkin tidak sedikit. Jika tidak mempunyai tujuan yang jelas, kita sulit memahami manfaat yang diperoleh dari suatu perencanaan. Kita akan menjadi pribadi yang tidak mau repot berpikir panjang untuk membuat analisis dan mengatur strategi.</li>
<li><strong>Tidak melihat gambaran besarnya. </strong>Jika kita menemukan sebuah potongan gambar <em>puzzle</em>, apa yang kita pikirkan? Mungkin, kita geleng-geleng kepala dan bingung karena gambarnya tidak jelas. Data yang kabur dan informasi yang kurang lengkap membuat pikiran kita jadi <em>hang </em>alias buntu. Banyak dari kita kurang terlatih melihat <em>big picture </em>dalam kehidupan kita. Juga tidak menyadari adanya keterkaitan dari suatu hal dengan hal lainnya. Hal ini menyebabkan kita sulit membuat perencanaan dan menyusun tahapan-tahapan dalam kehidupan kita.</li>
</ol>
<p>Perencanaan merupakan proses belajar seumur hidup, suatu proses <em>trial and error</em>, sehingga yang dapat dilakukan adalah membuat perencanaan sebaik mungkin. Suatu rencana yang optimal belum tentu <em>perfect</em>. Kegagalan dalam perencanaan atau macet dalam mengatur strategi sering kali membuat kita jadi patah semangat dan merasa enggan. Kita merasa trauma dan dikuasai perasaan takut gagal.</p>
<p>Dengan fenomena-fenomena tersebut, maka saya punya rumus umum untuk membuat perencanaan yaitu <strong>SMART</strong>:</p>
<ol>
<li>S = Spasific (Tujuan tertentu)</li>
<li>M = Measurable (Dapat diukur)</li>
<li>A = Achiveable (Dapat dicapai)</li>
<li>R = Reasonable (Memiliki alasan)</li>
<li>T = Timelines (Ada jangka waktu)</li>
</ol>
<p>Semoga membatu anda dalam melakukan perencanaan kehidupan anda!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/aktifitas/mengapa-kita-sulit-membuat-perencanaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Power of Persist</title>
		<link>http://educnology.web.id/aktifitas/the-power-of-persist/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/aktifitas/the-power-of-persist/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Dec 2009 17:56:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktifitas]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[nasihat]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=640</guid>
		<description><![CDATA[Proses terbentuknya sebuah kehidupan, dimulai dari bertemunya sel sperma dengan sel telur. Pada saat sel sperma keluar jumlahnya bisa mencapai 300 juta. Saat itu terjadi kompetisi yang sangat ketat, karena dari 300 juta tersebut hanya ada satu sel sperma yang &#8230; <a href="http://educnology.web.id/aktifitas/the-power-of-persist/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Proses terbentuknya sebuah kehidupan, dimulai dari bertemunya sel sperma dengan sel telur. Pada saat sel sperma keluar jumlahnya bisa mencapai 300 juta. Saat itu terjadi kompetisi yang sangat ketat, karena dari 300 juta tersebut hanya ada satu sel sperma yang bisa membuahi sel telur.</p>
<p>Saat melewati daerah keasaman tertentu dalam perjalanan menuju sel telur, banyak sperma yang tidak tahan, sehinga 50% dari sperma tersebut mati ditengah jalan. <span id="more-640"></span></p>
<p>Yang luar biasa lagi, besarnya <em>spermatizoid</em> adalah 1 <em>micron</em> (1 milimeter = 1000 <em>micron</em>) padahal jarak (maaf) vagina dengan sel telur adalah 10 cm. Dibandingkan dengan ukuran sel sperma yang sangat kecil, tentu jarak 10 cm adalah jarak yang sangat jauh. Kalau dibandingkan dengan ukuran tubuh manusia, maka jarak yang ditempuh oleh sel sperma setara dengan 150 km jarak yang harus ditempuh oleh manusia.</p>
<p>Tahukan Anda bahwa satu sel sperma harus mengalahkan 300 juta pesaing, harus mampu bertahan dengan keasaman tertentu dan harus menempuh perjalanan yang begitu jauh dan satu sel sperma yang berhasil menang tersebut akhirnya bisa menjadi diri Anda.</p>
<p>Eksistensi diri kita hari ini membuktikan bahwa sejak dari mulanya kita adalah yang terbaik dari 300 juta pesaing. Dengan demikian kita memiliki kekuatan untuk bertahan dari apapun yang menghalangi kita untuk mencapai tujuan sehingga kompetisi dapat kita menangkan. Tidak ada alasan untuk kita menyerah menghadapi apapun. Karena kita adalah terbaik dari 300 juta pesaing, dahulu sebelum kita lahir.</p>
<p>Sumber : OXyGNNews Ed. 30 Nov-Des 2009</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/aktifitas/the-power-of-persist/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Naik Motor Aman di Musim Hujan</title>
		<link>http://educnology.web.id/aktifitas/tips-naik-motor-aman-di-musim-hujan/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/aktifitas/tips-naik-motor-aman-di-musim-hujan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 10:47:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktifitas]]></category>
		<category><![CDATA[guru TIK]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan ilmu komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan TIK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=499</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini ditempat saya (di Bandung) sudah mulai diguyur hujan tiap hari. Aktifitas saya saat ini pun tidak lepas dari mengendarai motor setiap hari dengan rute dari rumah (Margahayu Raya) menuju Ledeng (Kampus UPI) dengan waktu tempuh sekitar 45 menit &#8230; <a href="http://educnology.web.id/aktifitas/tips-naik-motor-aman-di-musim-hujan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" src="http://ariezthegreat.files.wordpress.com/2009/02/motor-hujan.jpg" alt="" width="298" height="225" />Saat ini ditempat saya (di Bandung) sudah mulai diguyur hujan tiap hari. Aktifitas saya saat ini pun tidak lepas dari mengendarai motor setiap hari dengan rute dari rumah (Margahayu Raya) menuju Ledeng (Kampus UPI) dengan waktu tempuh sekitar 45 menit (mungkin tambah lama jika sedang dalam keadaan hujan)</p>
<p>Kita para bikers pastinya mulai sedikit cemas saat musim hujan tiba. Motor adalah tunggangan tanpa atap, pastinya membuat kita terguyur hujan, serta langsung ditempa angin dari depan saat mengendarai tunggangan. Melalui artikel ini saya akan mencoba berbagi tips mengendarai motor aman di musim hujan.<span id="more-499"></span></p>
<p>Nah, biar tetap aman dan nyaman, meskipun harus berkendara kala hujan dan angin, nih ada beberapa tipsnya.</p>
<p>Pertama, nilai lebih helm full face baru akan benar-benar terasa saat kondisi hujan dan angin. Dalam keadaan seperti itu, benda apapun bisa terbang dan hinggap di wajah anda. Berbahaya kan? makanya, musim hujan ada baiknya memakai helm full face. Kemudian, menyiapkan jas hujan adalah wajib. Semua tahu, jas hujan itu tahan air dan bisa menghalangi tubuh dari terpaan angin. Nah, kalau bisa pilih jas hujan yang two-pieces, agar lebih aman. Karena yang model &#8216;batman&#8217; lebih rawan untuk tersangkut, baik di motor anda maupun motor orang lain.</p>
<p>Air hujan bisa menyebabkan permukaan jalan yang bersih sekalipun menjadi licin. Nah, mengenali traksi motor adalah tugas anda ketika hendak berkendara dalam hujan. Lakukan pengereman disertai dengan pengurangan gigi secara bertahap. Begitupun ketika hendak berakselarasi, lebih cepat memindahkan gigi pada yang lebih tinggi, lebih baik. Itu bisa mengurangi risiko ban sliding.</p>
<p>Perhatikan juga aquaplaning, meskipun hal itu jarang terjadi pada motor, karena ban motor relatif lebih bulat, tidak seperti ban mobil yang datar dan lebar. Kalaupun ternyata motor anda menggunakan ban lebar, usahakan memiliki kembangan yang masih dalam, serta berkompond lembut. Compound lembut, biar bagaimanapun memiliki daya traksi lebih baik dari yang keras.</p>
<p>Juga hati-hati pada motor yang berfairing, karena terpaan angin, terutama angin dari samping bisa menyebabkan hilangnya stabilitas.</p>
<p>Kemudian, sebisa mungkin anda harus terlihat, seperti dengan menggunakan warna-warna cerah, baik pada motor maupun pakaian anda.</p>
<p>Ingat, kepanikan adalah pemicu terbesar kecelakaan motor. Karenanya, pelajarilah situasi motor Anda, serta lingkungan sekitar dengan baik, serta berkendara tidak melebihi kapasitas diri dan motor Anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/aktifitas/tips-naik-motor-aman-di-musim-hujan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Toga Wisuda Itu Apa Sih</title>
		<link>http://educnology.web.id/aktifitas/toga-wisuda-itu-apa-sih/</link>
		<comments>http://educnology.web.id/aktifitas/toga-wisuda-itu-apa-sih/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2009 00:40:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sandi Fajar Rodiyansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktifitas]]></category>
		<category><![CDATA[All About Education]]></category>
		<category><![CDATA[guru TIK]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum TIK]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan ilmu komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan TIK]]></category>
		<category><![CDATA[toga]]></category>
		<category><![CDATA[wisuda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://educnology.web.id/?p=469</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 11 Agustus 2009 kemarin saya resmi menyandang gelar sarjana tepatnya sarjana pendidikan. Sarjana itu adalah gelar yang diperoleh setelah menempuh pendidikan S1 di jurusan Pendidikan Ilmu Komputer. Tapi meskipun saya sudah di wisuda ada beberapa pertanyaan yang mengiringi prosesi &#8230; <a href="http://educnology.web.id/aktifitas/toga-wisuda-itu-apa-sih/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tanggal 11 Agustus 2009 kemarin saya resmi menyandang gelar sarjana tepatnya sarjana pendidikan. Sarjana itu adalah gelar yang diperoleh setelah menempuh pendidikan S1 di jurusan <a href="http://cs.upi.edu/">Pendidikan Ilmu Komputer</a>. Tapi meskipun saya sudah di wisuda ada beberapa pertanyaan yang mengiringi prosesi wisuda kemarin yang saya belum mengetahui jawabannya, pertanyaan itu antara lain mengapa prosesi wisuda itu hanya untuk jenjeng S1 sampai S3 sajah? dan mengapa harus menggunakan baju yang sedikit besar yang sering di sebut dengan &#8220;toga&#8221;? <span id="more-469"></span>Tapi setelah saya mencoba mencari informasi mengenai jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut akhirnya saya bisa sedikit mengetahui jawabannya.</p>
<p><strong>Wisuda</strong> adalah suatu proses pelantikan kelulusan mahasiswa yang telah menempuh masa belajar pada suatu universitas. Biasanya prosesi wisuda diawali dengan prosesi masuknya rektor dan para pembantu rektor dengan dekan-dekannya guna mewisuda para calon wisudawan. Biasanya setelah acara selesai dilakukan acara foto-foto bersama dengan orangtua, teman-teman serta suami/istri dari wisudawan/wisudawati atau dengan pasangan wisudawan/wisudawati. Dilakukan biasanya setiap akhir semester dalam kalender akademik baik semester genap maupun semester gasal (ganjil). Pada wisuda biasanya memakai pakaian yang ditentukan, pakaian pria menggunakan hem putih dan celana hitam bersepatu hitam, pakaian wanita menggunakan kebaya tradisional tipis dengan kain jarik, tapi secara umum menggunakan baju toga.</p>
<p>Ternyata, kata &#8220;toga&#8221; itu berasal dari bangsa romawi kuno yang merupakan pakaian ala Romawi kuna ini adalah sehelai kain sepanjang kira-kira enam meter (20 kaki) yang dililitkan ke sekeliling tubuh, dan umumnya dikenakan setelah mengenakan tunik. Tunik itu sendiri adalah pakaian longgar yang menutupi dada, bahu, dan punggung. Baju ini bisa berlengan atau tanpa lengan, dan panjangnya sampai di pinggul atau hingga di atas lutut.</p>
<p>Namun yang masih saya bingungkan adalah mengapa wisuda itu harus mengenakan &#8220;toga&#8221;? dan mengapa ada topi wisuda yang biasanya dilengkapi &#8220;kuncir akademik&#8221; yang pada saat pelantikan dipindahkan dari sebelah kiri wajah wis</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://educnology.web.id/aktifitas/toga-wisuda-itu-apa-sih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
