Archive for March, 2009

Linux dan Pendidikan

Departemen pendidikan nasional pada tahun 2006 mengeluarkan kurikulum baru yang disebut dengan KTSP (Kurikulum tingkat satuan pendidikan) yang merupakan pengembangan dari KBK (Kurikulum berbasis kompetensi). Hal ini merupakan terobosan baru dari pemerintah untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Dengan KTSP setiap satuan pendidikan berhak untuk mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kultur dan kemampuan satuan pendidikan tersebut.

Pada KTSP atau bahkan KBK sebagai pendahulunya telah memasukan salah satu mata pelajaran wajib yang dipelajari oleh siswa. Pelajaran tersebut adalah pelajaran TIK, pada pelajaran ini siswa mengetahui dan mempraktikan penggunaan alat-alat teknologi informasi dan komunikasi.

Masalah yang kemudian muncul dari adanya kurikulum TIK adalah bagaimana perangkat lunak digunakan dalam pembelajaran. Mengingat kita mengetahui ada dua macam perangkat lunak yang berkembang di dunia TIK yaitu perangkat lunak berbayar dan perangkat lunak bebas. Dengan menggunakan perangkat lunak berbayar kita dituntut untuk membeli lisensi penggunaan perangkat lunak tersebut kepada depelover perangkat lunak tersebut. Sementara perangkat lunak bebas adalah perangkat lunak yang bebas digunakan dan didistribusikan kepada siapapun.

Kurikulum TIK 2006 itu tidak lagi menyebut nama produk perangkat lunak, seperti dalam kurikulum pendidikan komputer di Indonesia beberapa tahun sebelumnya. Misalnya, pelajaran pengolah kata tidak menyebutkan Microsoft Word, sehingga penyelenggara sekolah dapat menggunakan OpenOffice Writer, AbiWord, Kword, dan lain-lain.

Yang lebih menarik, dalam salah satu materi pokok pelajaran TIK untuk sekolah itu terdapat materi etika dalam menggunakan teknologi informasi dan UU Hak Cipta. Akan sangat memalukan, bila pada saat pelajaran tentang etika dan hak cipta ini siswa menggunakan perangkat lunak bajakan. Di sisi lain, akan sangat berat bagi sekolah dan orang tua siswa, jika harus membayar lisensi semua perangkat lunak yang digunakan di sekolah.

Tags: , , , , , ,

Install Ubuntu 8.10. di harddisk eksternal

Hari ini saya ngga ada kerjaan, akhirnya saya buka-buka koleksi CD Software Linux saya dan menemukan CD Ubuntu 8.10. akhirnya saya tertarik untuk mencoba menginstallnya di harddisk eksternal saya. Karena saya takut drive Windows 7 Beta saya ke partisi akhirnya sebelum menginstall harddisk Windows 7 Beta di cabut dari sistem.

Sebelumnya saya agak kurang yakin bisa menginstallnya. Tetapi setelah saya buka BIOS PC saya ternyata support buat boot VIA USB HDD. Setelah instalasi dilakukan sistem meminta reboot akhirnya eng-ing-eng ternyata Ubuntu 8.10. saya bisa jalan… hehehehe….

Setelah dapat dipatikan bahwa Ubuntu saya bisa jalan, akhirnya saya mencoba untuk mamasangkan harddisk Windows 7 saya. setelah itu saya coba boot ke Windows dan ternyata tidak ada pengaruh apa-apa di Windows.

Namun, sistem ini tidak efektif karena untuk memilih sistem mana yang akan digunakan kita harus mengatur urutan boot di BIOS PC-nya. Namun, keuntungan dari sistem ini adalah kita tidak perlu mempartisi harddisk Widows menjadi 2 karena tiap-tiap sistem memiliki harddisk sendiri. Setelah seharian bergelut dengan Ubuntu 8.10. saya merasakan tidak ada perbedaan antara sistem yang di install di harddisk eksternal dan sistem yang di install di harddisk internal.

Bagi temen-temen yang ingin belajar Linux dan tidak ingin terganggu pekerjaan dengan Windows dan memiliki harddisk lebih dari satu cara ini bisa digunakan.

Selamat mencoba!!..

Tags: , , , , , ,

Mengapa Setiap Liburan Bandung MACET?

bandungMungkin bagi sebagian besar orang weekend merupakan ajang untuk liburan, terlebih jika liburan panjang. Ini sudah menjadi ritual umum bahwa jika liburan identik dengan pergi keluar kota. Yah, mungkin mereka bosan dengan keadaan di kota mereka masing-masing. Sengaja mereka meluangkan waktu di liburan mereka untuk jalan-jalan ke luar kota.

Bandung, jika kita bicara tentang Bandung yang ada diingatan kita adalah b e l a n j a. Betul, belanja. Bandung merupakan kota wisata belanja yang menjadi sasaran banyak wisatawan terutama dari Jakarta. Mereka berbondong-bondong pergi ke Bandung hanya untuk sekadar jalan-jalan sambil belanja dan makan di tempat makan yang memang Bandung selain untuk belanja kota ini juga terkenal dengan wisata kulinernya.

Sebelumnya, saya adalah orang Bandung, yah meskipun baru tiga setengah tahun tinggal disini. Saya lanjutkan….

Yang jadi pertanyaan saya, mengapa mereka selalu dan selalu memadati kota Bandung jika musim libur tiba? Lalu saya mencari jawabannya kepada para wisatawan domestik tersebut. Sengaja saya pergi ke puast perbelanjaan sekalian jalan-jalan. Disana saya menanyakan pertanyaan tersebut, dan dia mengaku dari Jakarta dia beralasan bahwa disini (Bandung) adalah gudangnya pakaian murah dan gudangnya makanan jadi dia selalu berkunjung ke Bandung. Lalu saya menanyakan apalagi alasan nya? Secara mengejutkan dia menjawab menghindari kemacetan Jakarta. Lalu saya berkata ‘kan kalo yang dateng kesini banyakan tetep aja macet bu’ dia menjawab lagi macet di Bandung beda dengan macetnya Jakarta. (sungguh ibu yang aneh, macet kok ada bedanya sih, yang saya tau mecet tuh membosankan dimanapun dan kapanpun)

Yah, apapun alasannya, saya sebagai urang Bandung merasa bangga (karena disini jadi tempat wisata), merasa kesel (kalo udah terjebak macet) merasa iri (kok saya jarang belanja di Bandung eh, malah pendatang dadakan yang doyan belanja). Yah, daripada kena macet di jalan meding kalo liburan mah dirumah aja, jalan-jalan nya pas legi sepi aja (jam 2 malem) pasti ngga macet.

Tags: , , , ,

Internet-an dimanapun dan kapan pun…

Yahoo Messager!

Yahoo Messager!

Secara ngga nyadar, sebenarnya kita sebagai mahasiswa (baca:pengguna internet) memiliki ketergantungan yang sangat kepada internet. Bayangkan, setiap hari kita online di internet messager kita baik dengan komputer maupun dengan handphone, tentunya handphone yang mendukung buat chating.

Hmm.. siapa yang ngga doyan chatting yah? Sebagai salah satu aplikasi internet yang populer, chatting sudah menjadi aktifitas wajib para pengunjung dunia maya internet.

Dan keluwesan untuk selalu online, kapanpun dan dimanapun bisa jadi dambaan, khususnya buat mereka yang selalu ingin stay-in touch dengan teman atau kerabat.

Teknologi — memang membantu kita dalam menghadapi problematika hidup. Yap, bisa jadi masalah dong, kalo para pecandu chatting ini tidak bisa online karena keterbatasan akses internet.

Opera Mini

Opera Mini

Buat orang yang harus selalu online dengan internet messagernya kini sudah banyak handphone yang mendukung untuk dipasangi perangkat lunak buat chating bahkan melakukan browsing di internet. Untuk segi konektifitas ke jaringan global, kita saat ini sudah sangat dimanjakan terutama untuk masyarakat perkotaan karena jaringan telekomunikasi selular (GMS ato CDMA) sudah amat layak digunakan untuk koneksi internet denganberkembangnya teknologi GPRS, 3G atau bahkan HSDPA. Meskipun, untuk saat ini fasilitas 3G dan HSDPA baru terbatas untuk kota-kota tertentu. Mungkin beberapa tahun kedepan jaringan internet yang kata orang disebut dengan 3,5G (baca:HSDPA) dapat menjangkau daerah-daerah yang lebih luas. Sepertinya teori mengenai semakin menyusutnya dunia itu akan terjadi untuk beberapa tahun kedepan.

Ada beberapa perangkat lunak yang dapat dipasang di handphone agar handphone dapat selalu ‘online’ di internet.

1. Chating, untuk chating di hape kita bisa menggunakan IM+, Ebuddy, Nimbuzz, Yehba, Mig33 sampe Ymtiny.

2. Browsing, sementara untuk browsing di hape kita bisa menggunakan Opera Mini. (maaf baru tahu ini ajah) =)

Tags: , , , , ,

Shortcut Excel….

excelKadangkala kita ingin melakukan proses cepat dalam melakukan penginputan, pengolahan dan melihat data yang sudah diolah. Ya, hal ini wajar terjadi karena pada dasarnya manusia mempercayai bahwa komputer itu super cepat dalam melakukan sesuatu. Disini saya akan berbagi beberapa shortcut yang belum biasa dilakukan oleh kebanyakan pengguna komputer. Khusunya dalam softwarre Microsoft Excel. Sebenernya ilmu ini bari saya dapatkan dari http://excel.aurino.com.

Berikut shortcut yang bisa digunakan di Microsoft Excel :

  1. Ctrl+; digunakan untuk memasukan tanggal hari ini.
  2. Ctrl+Shift+; digunakan untuk memasukan jam saat ini.
  3. Ctrl+Shift+’ digunakan untuk meng-copy isi cell di atasnya.
  4. Ctrl+’ digunakan untuk meng-copy rumus cell diatasnya

Jika kita ingin memasukan data yang sama ke dalam beberapa cell dapat dilakukan dengan mudah yaitu mengikuti cara-cara di bawah ini:

  1. Pilih seluruh cell yang akan kita isi dengan data yang sama.
  2. Tulis data atau rumus yang akan dimasukan.
  3. Setelah itu kita hanya tinggal menekan Ctrl+Enter.

Semoga bermanfaat!!

Tags: , , , , ,

Satu lagi dari Microsoft : “Windows 7″

7Sudah dua minggu ini saya menggunakan Windows 7 Beta, dalam dua minggu ini saya dimanjakan dengan fitur-fitur yang oke dari windows 7 atau disingkat dengan W7. Kesan pertama dari W7 adalah “cepet”. Gila, dari booting ke ready dipake hanya butuh 12 detik. Hal ini tidak saya rasakan ketika saya menggunakan Win Vista yang include terinstall di leptop TOSHIBA saya. Katanya, Microsoft mengubah arsitektur W7 ini sehingga terasa lebih cepat. Sebagian besar perubahan di W7 mengutamakan kemudahan dan kenyamanan penguna dalam menggunakan W7. Berikut yang saya rasakan dalam menggunakan W7 :

  1. Mendapat perubahan terbesar sejak pertama kali debut di Windows 95. Windows 7 sudah tidak akan lagi menampilkan ikon aplikasi kecil lengkap dengan nama aplikasi melainkan hanya ikon berukuran besar mirip dengan Mac OS X. Daftar jendela yang ditampilkan saat menempatkan tetikus di atas ikon aplikasi juga diganti dengan user interface (UI) “ribbon” yang menampilkanthumbnail jendela yang terbuka secara menyamping.
  2. Secara resmi dinamakan sebagai “Notification Area,” Microsoft akhirnya memungkinkan pengguna alat-alat untuk menata area desktop yang sering berantakan ini. Pengguna dapat memiliki ikon apa saja yang ditampilkan di System Tray, mengubah posisi ikon dan apakah mereka diperbolehkan menarik perhatian pengguna dengan notifikasi.
  3. UAC merupakan salah satu fitur yang paling dibenci pengguna Windows Vista. Kini selain pilihan “On” dan “Off,” pengguna dapat memilih agar UAC hanya muncul saat instalasi aplikasi atau saat sebuah aplikasi mengubah konfigurasi Windows saja. Belum diketahui apakah perubahan ini cukup untuk menjadikan UAC dari musuh menjadi teman, tetapi perubahan ini setidaknya akan menjadikan UAC Windows lebih ramah.
  4. Microsoft mengatakan bahwa mereka banyak melakukan perubahan untuk meningkatkan kinerja dan stabilitas Windows 7 seperti mengurangi waktu boot dengan mengaktifkan beberapa aplikasi secara parallel, metode manajemen memori baru dan banyak lagi.
  5. Fitur peeking pada Windows 7 memudahkan pengguna untuk dengan cepat membaca konten dalam satu jendela tanpa perlu berinteraksi dengan jendela tersebut. Menempatkan tetikus di atas thumbnail jendela di Task Bar akan mengubah semua jendela yang terbuka menjadi transparan kecuali jendela yang dipilih. Selain dapat “mengintip” jendela aplikasi tertentu pengguna juga dapat mengintip desktop Windows.
  6. Jika dibandingkan dengan widget Mac OS X yang dapat ditempatkan di desktop, perbedaan paling mencolok dari gadget Microsoft adalah peletakannya pada sidebar di sebelah kanan layar. Di W7, sidebar tersebut dihilangkan karena dianggap terlalu banyak menggunakan tempat yang ada dan gadget kini dapat diletakkan langsung di desktop. Walaupun hal ini juga sebenarnya dapat dilakukan di Vista.

Tags: , , , , , ,

Sekolah, Alergikah dengan Open Source?

Di dalam dunia software setidaknya dikenal dua kelompok yang membedakan keduanya, yaitu closed-source (kode tertutup) dan open-source (kode terbuka). Aplikasi closed-source identik dengan software yang tidak gratis alias berbayar sedangkan open-source ada berkat dukungan semua pihak dan boleh digunakan oleh siapa saja dengan bebas  tanpa harus membayar lisensi, biasanya dikaitkan dengan Operating System yang juga ada berkat sifatnya yang open-source yaitu Linux.

Di kalangan pendidikan penggunaan aplikasi open-source tampaknya belum setenar aplikasi closed-source yang biasa dipakai untuk proses belajar dan mengajar. Bisa ditebak software tersebut memang tidak gratis alias berbayar, mereka harus ‘membeli’ software tersebut agar bisa mendapatkannya namun yang mendapat keuntungan bukan sang pembuat tetapi pihak lain yang mendapat keuntungan secara ilegal dengan kata lain software yang digunakan untuk proses belajar adalah software bajakan yang memiliki harga jauh lebih murah jika dibandingkan dengan harga aslinya.

Penggunaan software asli di kalangan pendidikan terutama sekolah-sekolah tingkat SMP dan SMA yang sudah memasukan kurikulum komputer sebagai kurikulum wajib tampaknya memang tidak mudah. Meskipun kurikulum yang diajarkan masih sebatas aplikasi Office (perkantoran) biasanya menggunakan Microsoft Office tetap saja masih terlalu berat. Apa lagi jika kurikulum yang ada menuntut banyak software professional yang harganya ‘sangat’ mahal untuk ukuran kantung kita.

Sebagai contoh kita akan coba masuk kedalam Lab Komputer Multimedia dan ‘melihat-lihat’ isi software dari satu set PC yang digunakan oleh siswa SMK jurusan Multimedia, jurusan baru dibidang IT yang baru saja dibuka tahun ajaran ini. Mulai dari sistem operasinya yang digunakan adalah Microsoft Windows XP Professional, kemudian diikuti aplikasi professional lainnya yaitu Macromedia Dreamweaver MX, Macromedia Flash MX, Adobe Photoshop CS, Adobe After Effect 6.5, Adobe Priemer Pro, CorelDRAW Graphics Suite 12, Ulead Video Studio 7.0 belum lagi Anti Virus komersil untuk melindungi PC yang selalu terhubung ke internet dan lain-lain. Jika dihitung-hitung kalau semua aplikasi tersebut dibeli lewat jalur legal maka biaya yang dikeluarkan cukup untuk membeli sebuah sepeda motor baru secara cash atau tunai. Dan di dalam Lab tidak mungkin hanya ada satu set PC, bisa jadi berjumlah 20 sampai 40 set. Biaya untuk hardwarenya saja sudah mahal.

Dari sini kita dapat melihat sudah seharusnya aplikasi open-source mulai diperkenalkan dan digunakan dalam proses belajar dan mengajar disekolah. Apa lagi dengan diberlakukannya UU HaKI dinegara kita. Menaikan uang SPP sebagai imbas dari pembelian software orisinal tidak akan terlalu memberikan hasil malah akan semakin memberatkan siswa. Lagi pula sekarang banyak korporasi mulai beralih menggunakan software open-source dalam melakukan pekerjaan sehari-harinya sehingga ilmu dari aplikasi open-source yang diajarkan bisa jadi akan sangat bermanfaat saat digunakan untuk bekerja setelah menamatkan sekolah.

Tags: , , , , , ,